Pak Bos Galak, Tidak Mau di Tolak?!
“Ganteng sih, tapi belagu! Palingan barangnya cuma segini, kecil !”
Akibat pengaruh alkohol di pesta kantor, Davina kelepasan meracau dan menghina 'aset' Trian—sang manajer yang terkenal paling galak dan ditakuti se-kantor.
Davina berharap semuanya berakhir sebagai ocehan orang mabuk. Namun, harapan itu hancur ketika keesokan paginya ia justru terbangun di ranjang yang sama dengan Trian, tanpa mampu mengingat bagaimana mereka menghabiskan malam panas itu.
Bukannya menganggap kejadian tersebut sebagai kesalahan sesaat, Trian malah bersikap seolah Davina kini adalah bagian dari hidupnya. Pria dingin yang selalu menjaga jarak itu mulai mengejar, menggoda, dan perlahan meruntuhkan pertahanan