Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Safira Aswanta

Safira Aswanta

"Waah… Kakak baru kali ini melihat kamu sangat ingin mengetahui tetang seorang wanita. Apakah kamu sebegitu tertariknya dengan gadis itu? tanya Arlen sambil menggoda adiknya itu. "Oh iya, kamu biasanya sangat pandai berurusan dengan wanita. Kenapa kamu kali ini ditolak? Seumur hidup kakak baru dengar kalau kamu ditolak seorang gadis…" kata Arlen sambil tertawa. "Bisa nggak sih kakak berhenti bilang kalau aku ditolak...!!! Aku pasti bisa merebut hati dan aku akan buktiin sama kakak kalau aku tidak ditolak" kata Daren sambil teriak ke arah Arlen.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as maureen daryanani
Read
+Library
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Dari awal aku tahu dia sangat cantik. Tapi aku masih sangat terkejut dengan penampilan barunya.” “Dia benar-benar terlihat sangat cantik. Aku merasa iri.” “Dress yang dia gunakan adalah salah rancangan khusus designer favoritku. Hanya ada satu. Bagaimana dia mendapatkannya?” Mira yang juga melihat setiap komentar itu merasa sangat geram. Pantas saja gaun itu terlihat sangat cantik dan mahal. Ternyata memang bukan gaun sembarangan.
378 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as maureen daryanani
Read
+Library
RIAN RAINA

RIAN RAINA

“Kamu kenapa ngelamun? Ada masalah?” “Gak ada kok, Ma.” Rian tahu Raina seperti itu karena Arka. Pasti Raina tidak menyangka kalau Arka adalah cowok seperti itu. ***** Setelah selesai membuat kue, giliran Rian yang mengambil foto untuk diposting ke media sosial. “Gimana Tan? Hasilnya bagus gak?” Rian menunjukkan hasil fotonya pada Dian. Dian tersenyum senang. “Wah, bagus banget. Emang paling bagus hasil foto kamu. Punya kamu jauh lebih bagus daripada punya Arka.”
9.352.5K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as maureen daryanani
Read
+Library
Karrie Karina

Karrie Karina

"Menurut aku sih, dia gak baik—?" "why?" potong Karina tak sabar. Karrie mengelus dada, harus sabar. "Karna, kalau baik ga mungkin dia kasi yang begituan, merusak." "Yak! Setuju!" sorak Fanny setuju. Karrie yang awalnya bangga kini pudar, karna Fanny setuju pada komentar salah satu juri dangdut di televisi. "Abaikan aja," kata Karina. "Kalau informasi yang dikasi peneror itu?"
103.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as maureen daryanani
Read
+Library
SUSAN

SUSAN

Namaku Susan, dulu aku bekerja sebagai sekertaris dewan direksi di sebuah perusahaan farmasi ternama. Banyak teman seangkatanku yang menganggapku beruntung dengan jenjang karirku yang luar biasa cepat di perusahaan. Tapi taksedikit pula yang iri dan lebih suka berpikiran picik bahwa aku hanya sekedar memanfaatkan kelebihan fisikku untuk menggait perhatian atasanku.
1070.7K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as maureen daryanani
Read
+Library
LAILA

LAILA

Aku segera duduk di kursi di depan mejanya, "Banyak hal yang ingin ku tanyakan, kenapa sikap bawahanmu aneh? sebenarnya perusahaan kamu bergerak di bidang apa? dan kenapa cewek tadi menangis setelah menemuimu?" Fernan berdiri dan menuju belakang kursinya lalu menatap kaca yang memperlihatkan pemandangan kumpulan bunga mawar merah dan pepohonan. Sambil membelakangiku dia menjawab, "Perusahaan ini bergerak di bidang penyediaan darah untuk pasien di rumah sakit. Semua bawahanku memiliki golongan darah berbeda-beda dan membuat perusahaan ini memiliki persediaan darah yang lengkap. Mereka bukan bersikap aneh, tapi bersikap menghormatiku. Cewek yang menangis itu adalah salah satu penyedia modal p
107.4K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as maureen daryanani
Read
+Library
Kiara

Kiara

"Bu?" Kiara mengangkat kepalanya untuk menemukan Lala, resepsionis, menatapnya dengan mata cokelat besar seperti piring. Rambutnya tergerai tepat di atas bahunya dan tangannya digenggam di depannya. “Hm?” "Maaf mengganggu tapi seorang wanita di sini untuk menemuimu." "Siapa?" “Katanya namanya Marwah. Dia bersikeras ingin bertemu dengan anda.”
5.0K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as maureen daryanani
Read
+Library
Nadira

Nadira

dengusnya memasukan ponsel ke dalam saku celana abu-abunya. Seperti yang kalian dengar, namanya Arjuna Narayan Bagaskara. Entah dari mana nama itu di ambil dan apa alasannya, Arya tidak tahu. Setahunya dua nama di depan nama kebesaran ayahnya adalah nama pemain film india. Mungkin ayah atau ibunya adalah penikmat film tersebut, atau entahlah, pikirnya. Berbicara tentang ibu. Arya jelas menolak ide tersebut. Hal terakhir yang ingin dia bahas adalah perihal wanita yang melahirkannya. Entah bagaimana rasanya belaian tangan seorang ibu.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as maureen daryanani
Read
+Library
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Tanpa berani bertanya ia biarkan saja tuannya itu meninggalkan area meja makan. Sementara beberapa jam yang lalu, Ashyana sebenarnya sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Memakai dress dari brand ternama, perhiasan juga sepatu yang tentu jika ditotal akan membuat mata Ashyana melotot saking mahalnya. Ia juga sudah didandani sedemikian rupa hingga penampilannya kini berubah seperti perempuan old money yang sering ia lihat di majalah bisnis papanya.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as maureen daryanani
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status