Sentuhan Adik Sahabatku
Sepatu Jennar berbunyi pelan di atas lantai dingin, suaranya bergaung lembut di ruangan yang masih sepi.
“Ini area kasir,” ujar Birru sambil menunjuk ke meja panjang berbahan kayu solid dengan rangka besi hitam. Permukaannya masih bersih dan mengilap, monitor kasir tertutup plastik tipis, dan di belakangnya terpampang rak minuman yang tersusun rapi berisi sirup, botol soda, serta deretan gelas yang menggantung terbalik.
Jennar mendekat, menyentuh pinggiran meja dengan ujung jarinya. “Alurnya enak. Orang masuk, langsung kebaca. Nggak bikin bingung.”