Istri Pengganti Sang Miliarder
Begitu sampai di rumah, aku meminta Azka membawa troli belanjaan ke teras belakang, yang menyambung langsung dengan dapur.
Teras itu aku rancang sebagai dapur terbuka agar bisa merasakan udara segar dan menikmati pemandangan taman serta koleksi sukulen Arlan. Aku bahkan menempatkan meja kayu panjang di tengah teras, khusus untuk pekerjaan dapur seperti memotong dan membersihkan bahan makanan. Biasanya, Arlan suka duduk di situ, mengamatiku sambil menikmati tanaman kesayangannya. Sering kali, makanan yang selesai digoreng langsung ia ambil begitu saja di meja itu, sampai-sampai hampir habis sebelum sempat kusajikan di ruang makan.