Menyerah
Yang tidak hanya kehilangan mahkota, tapi jiwa hingga akhirnya raga.
Sebenarnya aku sudah berusaha melupakan luka masa lalu, memilih berdamai dan menjalani hidupku secara normal. Saat pertama kali mendengar cerita Eyang tentang Mama. Aku sempat marah, ingin sekali aku mendatangi laki-laki bangsa* itu, dan menghajarnya sampai babak belur, kalau perlu membunuhnya dengan tanganku sendiri. Tapi Eyang melarang, beliau bilang, "untuk apa? Memang kalau kamu sudah menghajar Hardiono, Mamamu akan kembali hidup? Tidak kan? Yang ada kamu dapat masalah, dijebloskan ke penjara karena sudah menganiaya orang."
Hot Chapters