Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PUDAR

PUDAR

ucap Kevin setelah bibirnya lepas dari bibir Mutia. Mutia hanya balas sedikit menggeleng. Kevin tersenyum tipis dan kemudian melepas seluruh pakaian yang menempel ditubuhnya. Melihat nafsu yang bergejolak dari tatapan Mutia saat menatap tubuh polosnya, Kevin tau malam ini ia harus melaksanakan tugasnya. Kevin membalik tubuh Mutia dan menghimpitnya ke dinding untuk memasukinya. Kedua tangannya pun tak tinggal diam, ia menyelinap masuk kedalam baju tidur Mutia untuk memelintir ujung bagian atas, dan yang lain bergerilya kearah berlawanan untuk memelintir ujung bagian bawah. Mutia meracaukan nama Kevin seperti halnya Kevin meracaukan namanya. Mereka benar - benar sadar atas apa yang tengah mere
175 viewsOngoingAdded to Library 4 Times as melted
Read
+Library
Broken

Broken

Terlebih lagi saat mendengar semua perkataannya, yang membuat jantung gadis itu hampir saja terlepas. Ia merasa akan segera merasa akan segera mencair, seperti es batu yang terkena sinar matahari jika terus seperti ini. Berdekatan dengan siswa itu saja, sudah membuatnya merasa gerah. Apalagi saat mendengar semua kata-katai itu. Tentunya akan membuatnya segera mencair. “Uh...” Hanya sebuah suara samar yang mampu dikeluarkan gadis itu dari mulutnya, setelah tak bersuara beberapa saat.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 409 Times as melted
Read
+Library
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Ketika kami tiba, aku melihat persis seperti yang kuduga. Selena sedang bersantai di sofa, mengenakan koleksi Valentino terbaru, sementara ibu mertuaku, Nadya, menyuapinya kaviar dengan sendok. "Makanlah, Selena, sayang. Kamu baru saja melahirkan dan kamu terluka. Kamu harus memulihkan tenaga." Terluka? Selena terlihat lebih bersinar dari yang pernah kulihat sebelumnya. Kulitnya bercahaya, dan tubuhnya sudah kembali sempurna.
25.2K viewsCompletedAdded to Library 983 Times as melted
Read
+Library
Mate

Mate

Sepertinya, Hafiz ada sedikit jiwa seni. Cokelat yang kami buat harus didinginkan di dalam lemari pendingin untuk beberapa menit. Kami memutuskan untuk pergi menyeruput cokelat di kedai cokelat. Mas Wira duduk di sampingku, sedangkan Alfa dan Hafiz masih sibuk memesan. “Mas suka awan?”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as melted
Read
+Library
WATER

WATER

Dan Emi sadar jika tidak akan ada orang lain yang datang untung menolongnya sekalipun ia mati. Tanpa terasa Emi telah sampai di depan pintu kelasnya yang begitu berisik dengan semua ocehan bodoh tentang musim dingin yang di temani dengan boneka salju yang telah meleleh karena hujan semalam dan hari ini hanya akan salju sepanjang hari.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as melted
Read
+Library
HURT

HURT

Kemudian, disesapnya minuman itu perlahan, menikmati sensasi manis dan sedikit pahit yang menyentuh permukaan lidahnya. Cokelat panas, minuman favoritnya ini memang selalu menjadi senjata paling ampuh untuk mengusir lelah dan penatnya. “Ponselmu.” Mi Kyung meletakkan ponsel berwarna biru metalik ke atas meja dan mendorongnya ke arah Joon. “Kau harus segera mengaktifkannya. Siapa tahu ada orang penting yang hendak menghubungimu. Sudah dua hari kau menonaktifkannya, bukan?”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as melted
Read
+Library
MATE

MATE

Dibandingkan dengan dirinya, aku merasa apa yang aku derita selama ini tidak ada apa-apanya. Seperti yang kukatakan sebelumnya, akhir-akhir ini Aku dan Alena sering menghabiskan waktu bersama. Kali ini aku juga sedang bersamanya. Kami berdua ingin mencoba resep membuat muffin coklat manis dengan resep aku temukan di buku resep makanan manusia. Yah, sebenarnya kami para werewolf bisa memakan apapun jenis makanan manusia. Yang berbeda diantara kami dan manusia adalah darah serigala yang mengalir di tubuh kami saat menginjak dewasa. Mungkin karena darah itulah yang membuat kami lebih cenderung menyukai daging dibandingkan makanan jenis apapun.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as melted
Read
+Library
LEAK

LEAK

Mengangkat kedua lengan, walau akhirnya jatuh lunglai karena persendian yang terasa remuk. Mulut rentanya merafal bait-bait mantra pemujaan. Segala lara tak dia hiraukan lagi. Hanya tersisa kepasrahan yang dia punya. Erangan kesakitan bercampur tangisan histeris keluar dari bibir rentanya.
9.916.7K viewsCompletedAdded to Library 619 Times as melted
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Fabio meletakan laptop itu di atas pangkuan Mawar. "Tekan tombol itu," tunjuk Fabio pada tuts untuk memutar Video. Mawar menurut, karena sedikit penasaran dia pun langung menekan tombol pemutar video. Kedua netranya melebar saat melihat sebuah video yang memperlihatkan rumah besar, terlihat indah.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as melted
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status