OBAT TIDUR UNTUK ISTRIKU
ucap Hana manis, bibirnya membekapku cepat, aku yang sudah panas karena Raya tak melewatkan untuk menikmati bibir basah Hana.
"Matikan lampunya dulu," ucap Hana dengan napas yang sama - sama memburu. Hana beranjak ke tempat tidur anak - anak, memasangkan selimut dan batal. Kemudian mematikan lampu kamar, karena ada anak - anak kami harus berhati - hati.
Kami melanjutkan kegiatan yang tadi terjeda, sama seperti kemarin lusa, pelayanan Hana terasa berbeda. Dan aku suka …