Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikahi Pangeran Es

Menikahi Pangeran Es

Kata Aruna terbata-bata, ia masih merasa kebingungan terlebih saat ini Damar tengah merangkul bahunya. “Ibu, maaf aku mengunjungimu malam-malam dan maaf karena calon menantumu kurang sopan menyapamu, tapi ia gadis yang baik. Tenang saja.” Aruna berniat mengelak karena lagi-lagi Damar mengatakan kata calon tapi ia tak sampai hati melakukan itu, ketika melihat tatapan Damar pada nisan ibunya. Antara sedih, bahagia juga rindu. Aruna paham betul bagaimana arti tatapan Damar sekarang, ia tengah merindukan ibu nya. Kerinduan yang tak akan pernah selesai dan terobati oleh apapun. Merasakannya membuat bahagia dan sedih pada saat bersamaan, bahagia karena ketika merindukan seseorang membuat ingatan t
109.0K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as memendam perasaan
Read
+Library
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Hening dan akhirnya akupun tertidur. Dua bulan berlalu setelah kejadian pahit itu, kini kondisiku mulai membaik. Perlahan namun pasti ku coba mengikhlaskan semuanya. Berdamai dengan kenyataan pahit memang menyakitkan tapi itulah yang harus aku jalani. "Papa, ibu, semoga kalian tenang di alam sana, doakan putrimu ini biar bisa kuat menjalani semuanya."
106.4K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as memendam perasaan
Read
+Library
Tawanan Pria Setengah Dewa

Tawanan Pria Setengah Dewa

Memendam sangat lama, hingga terlupakan sementara waktu. Dan karena pembahasan barusan telah menyinggung sisi emosionalnya. Semua itu menjadi sebuah ledakan liar. Deras membasah di wajah bahkan tak akan sanggup mengganti ingatan menyakitkan tentang minuman yang merenggut kemurnian rahimnya. “Kau dikuasai amarahmu sehingga tidak memikirkan sebab akibat dari perbuatanmu.” Secara menggebu Pandora terus menuturkan kebenaran. Menarik kaki untuk mundur. Menghindari Kingston yang diam mengamati setiap tindakan kecil atau bagaimana ekspresi Pandora saat ini.
1042.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as memendam perasaan
Read
+Library
Rahim Penebus Dosa

Rahim Penebus Dosa

dia menyelipkan helaian rambutku ke belakang telinga kanan, “jangan mempertanyakan perasaan saya ke kamu.” “Ya-ya-ya.” Aku manggut-manggut. Tanpa diminta pun aku tidak akan mempertanyakan hal memalukan dan kekanakan seperti itu lagi. “I see.” “Kamu hanya perlu merasakan,” dia mengecup keningku, “karena perasaan itu untuk dirasa, bukan didengar.” 'Hah? Gimana-gimana? Kok, gue jadi bingung sendiri?'
109.6K viewsOngoingAdded to Library 248 Times as memendam perasaan
Read
+Library
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

Aku bergumam lirih seraya menjatuhkan punggung ke kasur. Kuremas kuat-kuat kemeja di dada sembari meringis pelan. Rasanya dada ini begitu sakit. Sesak. Napasku pun terasa pendek-pendek seiring bayangan wajah Karin yang memenuhi pikiran. Hingga pada akhirnya, aku tenggelam perlahan ke dalam kegelapan. 🍁🍁🍁 "Papa, bangun, Pah."
9.8240.3K viewsCompletedAdded to Library 9.4K Times as memendam perasaan
Show Reviews (32)
Read
+Library
Mini Adae Jangkang
Terlalu lembek dan tidak tegas jadi seorang lelaki, masa dari hal kecil selalu di atur oleh mama nya dan tidak ada keadilan dan ketegasan jadi suami untuk kedua istrinya, pantas lah penyesalan untuk mu Malik
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Read All Reviews
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia hanya peduli pada perasaannya saat ini. Damar tampak benar-benar kebingungan atau berpura-pura sangat terkejut. Ia menjatuhkan sumpit yang tadi dipegangnya ke atas nampan dengan bunyi kecil. "Kenapa Mela? Ada apa? Kita bahkan dulu berpacaran," ucap Damar sambil mencoba menarik ikatan emosional mereka di masa lalu.
804 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as memendam perasaan
Read
+Library
Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

Ia tahu kesadarannya akan hilang kapan saja. Dengan sisa napas terakhir sebelum semuanya gelap, Arnie berbisik penuh luka dan dendam. "Aku… tidak akan pernah memaafkan Daren… dan keluarganya… tidak akan pernah…" Kelopak matanya menutup pelan. Sementara disisi lain.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as memendam perasaan
Read
+Library
Dear Nala

Dear Nala

Rasa sakit akan kehilangan, membuat sesuatu yang baru bangkit dalam dirinya. Jiwa yang selama ini tenang, seolah terusik dengan kehadiran perasaan yang tidak bisa dijabarkan. Dendam? Entahlah, dia tidak mampu menjabarkan rasa itu. Terlalu sakit untuk menjelaskan kesakitan yang dirasakan. “Ibu bolehkah aku menaruh dendam?” tanyanya dengan tatapan kosong. Ada setitik air mata yang kembali turun dari kelopak mata gadis kecil itu, menggambarkan betapa malang kehidupan yang dijalani.
103.0K viewsOn holdAdded to Library 87 Times as memendam perasaan
Read
+Library
DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

DITALAK SUAMI GARA-GARA MAKE UP PUCAT

Dia punya sebuah rencana dengan itu semua. “Sabar, Manda. Semua rasa sakit ini perlahan akan aku kembalikan pada pembuatnya. Bukan balas dendam, aku hanya ingin kalian tau bagaimana rasanya jika berada di posisiku,” ucap Amanda saat menatap pantulan dirinya di cermin.
9.9245.4K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as memendam perasaan
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 21 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Alsaki mencoba menghela napas dalam lalu membuangnya perlahan. Mungkin beginilah rasanya apabila menebak perasaan tanpa sebuah pernyataan. Hanya bisa menerka tanpa kejelasan. Situasi seperti ini ternyata lumayan bisa menyesakkan dada. "Haruskah aku mencari tahu sendiri perasaan seperti apa yang sekarang mengusik?" batinnya.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as memendam perasaan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status