Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENIKAHI SUAMI WARISAN

MENIKAHI SUAMI WARISAN

Pun kol dan daun kemangi yang djadikan lalapan. Tanpa membuang waktu Sebastian pun makan dengan lahap. Tidak mengenal kata malu seperti biasa saat bertandang ke rumah Radit kala itu. Bahkan ia sendiri menawari sang pemilik rumah tersebut. “Tamumu enggak ada akhlak, Man,” ketus sang nenek lalu kemudian pergi lagi. Amanda hanya membalas sindiran tersebut dengan kuluman senyum. Sementara Sebastian yang tak mendengar ucapan tadi kembali melanjutkan kegiatan makannya sampai menambah lauk dan nasi sebanyak dua kali.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as menemani
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

“Super Goed“ (Mantap) Permana mengumpat dalam hati karena upeti yang dia dapat dari hasil bunga pinjaman para warga harus dia serahkan ke Londo yang ada di depannya. Andai bisa dibunuh, ingin rasanya Permana membunuh Meneer yang ada di depannya saat ini, tapi jika dia benar-benar melakukannya, dirinya akan berakhir di tiang gantungan, seperti Supri, juragan lain yang menolak menyerahkan upeti kepada para kompeni. Begitu melihat pedati yang penuh dengan muatan berhenti di depannya, sang Meneer tertawa lebar sambil bertepuk tangan. “Super Goed ... Super Goed! U memang jongos paling berguna, Permana. Super Goed!” Gendis memegang pelan lengan Permana, dirinya paham betul jika suaminya kini tenga
9.751.1K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as menemani
Read
+Library
Menantu yang Baik

Menantu yang Baik

"Aku ingat kamu suka kue basah tradisional di sini, bagaimana kalau aku membawanya..." Aku duduk di tepi ranjang, membelakangi pintu kamar. Aku menanggapi perkataan suamiku dengan penuh konsentrasi, sambil berpikir bagaimana mengakhiri panggilan telepon ini. "Boleh saja, kecuali yang isinya kuning telur asin dan abon…" Tepat pada saat ini, aku merasakan gerakan halus di belakangku dan bayangan yang nyaris tak terasa jatuh di bahuku.
8.8298.3K viewsCompletedAdded to Library 9.2K Times as menemani
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Ucapnya. “Apakah kau yang menguasai Kintamani?” Tanya Alfi tegas. “Iya. Tapi aku tidak suka bertarung.” Balasnya. “Apa maksudmu?” Tanya Koji. “Namaku Manik. Aku di sini untuk mengajak kalian ke jalan yang benar. Maukah kalian mendengarkan penawaranku ini?” Kata pemuda itu. “Kami tidak punya waktu untuk mendengarkanmu!” Seru Koji menembakkan api dari kacamatnya.
916.0K viewsOn holdAdded to Library 639 Times as menemani
Read
+Library
Pemuas Hasrat Tuan Atasan

Pemuas Hasrat Tuan Atasan

Maniknya membulat sempurna membaca nama yang tertera. "Keenan ... 🧡🧡🧡 bersambung....
1097.8K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as menemani
Read
+Library
The Undying Tales of AGORA BEAK

The Undying Tales of AGORA BEAK

Jimi melihat ke arah wajah dan mendapati mulut yang lebih maju dari wajahnya, persis seekor kera, kini Jimi yakin nama Hanuman bukan sebuah panggilan belaka. "Keteguhan jiwamu membangkitkan batas kekuatan yang lain. Sebuah mantra lain terbuka dan dapat kamu gunakan, saya menyebutnya Gayatri, nama perempuan dan seorang ibu dari para raja. Saat menggunakan mantra, kamu akan kembali ke kondisi awalmu. Namun mantra ini hanya dapat digunakan sekali dalam satu siklus purnama," tutur Hanuman yang tetap menatap ke arah depan. "Tapi malam ini bukan malam purnama," ucap Jimi.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as menemani
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

Langkahnya ringan saat berjalan ke tengah kamar, udara dingin dari pendingin ruangan menyapu kulitnya. Dia menggapai ponsel di atas meja kecil. Jemarinya dengan cepat mengusap layar, membuka berita terbaru. Salah satu headline langsung menarik perhatiannya: “Dominic Jexon Wang, CEO Muda yang Sukses.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as menemani
Read
+Library
Dimanja Paman Mantan

Dimanja Paman Mantan

Bab42 "Ibu ...." Dewa menjerit, ketika tangan neneknya itu, menyentuh keras pipiku. "Berani sekali anda ...." Terdengar suara berat Ammar. Aku langsung menoleh ke arahnya, menatap dia dengan tatapan memohon, agar dia tidak meluapkan emosinya. "Wanita kurang ajar, berani- beraninya dia menipu Zoya."
105.5K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as menemani
Read
+Library
Mandul

Mandul

kata Kei sembari mendekati lelaki muda itu. "Kau hebat Kei. Jika kau tidak membaw kabar ini aku pasti akan mematahkan kedua tangan orang tak berguna ini." menerima sebuah map coklat dan secepat kilat membukanya. "Namanya Riri? Nama yang bagus. Hah? Wanita itu dimadu?" kedua netra lelaki itu hampir keluar dari tempatnya. "Benar Tuan muda. Apa anda memiliki perintah selanjutnya? Kemungkinan nona itu kembali di kediaman suaminya."
105.1K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as menemani
Read
+Library
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

"Makan, dong, Pah." "Bagus. Lanjutkan belajarnya." Aku tersenyum, lalu merogoh ponsel dan menghubungi seseorang. "Kopinya, Tuan." Bi Minah meletakkkan secangkir kopi di meja. "Terima kasih." Kuseruput sedikit kopi yang masih mengepulkan asap ini, lalu menoleh ketika Bi Irah mendekat dan memanggil.
9.8240.9K viewsCompletedAdded to Library 7.2K Times as menemani
Show Reviews (32)
Read
+Library
Mini Adae Jangkang
Terlalu lembek dan tidak tegas jadi seorang lelaki, masa dari hal kecil selalu di atur oleh mama nya dan tidak ada keadilan dan ketegasan jadi suami untuk kedua istrinya, pantas lah penyesalan untuk mu Malik
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Read All Reviews
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status