Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maafkan Aku Salah Membencimu

Maafkan Aku Salah Membencimu

"Kenapa kamu diam saja, apa kamu tidak memaafkan ku?" Mendengar hal itu Alena langsung kaget. "Hah?" ucap Alena tak mengerti. "Teman-teman ku mungkin salah, tapi aku juga tidak salah di sini. Kenapa kamu marah padaku dan tidak memaafkan ku? Bahkan ketika aku bersujud padamu, kamu masih saja diam. Kamu bahkan bersikap acuh tak acuh dan membiarkan ku bersujud untuk waktu yang lama. Apa kamu menikmati rasa bersalahku dan menganggap rendah diriku? Hanya karena aku terlahir lebih miskin darimu bukan berarti kamu bisa merendahkan ku dengan cara semacam ini."
2.5K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as mengakui
Read
+Library
DINIKAHI KONGLOMERAT

DINIKAHI KONGLOMERAT

POV Alma Rekaman itu terdengar jelas di mana isinya merupakan pengakuan dari Mbak Miranti tentang kebenaran atas kejahatan yang dia lakukan. Aku menunduk sambil menghela napas. Tidak terasa titik air mata merembes. Entah aku menangis karena apa? Mungkin karena kasihan pada Mas Rangga dan ada rasa bersalah karena aku selama ini telah menuduhnya.
9.7330.4K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as mengakui
Read
+Library
Rahasia Dibalik Kepergian Istriku

Rahasia Dibalik Kepergian Istriku

“Aku hanya ingin kau mengakui apa yang kau lakukan.” “Aku tidak akan mengakui sesuatu yang tidak kulakukan. Jadi, tunjukkan buktinya atau berhenti bicara. Dan jika tuduhanmu ini tidak berdasar Dira,” suaranya rendah, terkontrol, tapi menusuk seperti pisau tajam, “Aku tidak akan pernah memaafkanmu.”
105.9K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as mengakui
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Tapi Yasmin dan Mawar benar-benar merasa bersalah dan masih gengsi untuk meminta ma'af. Suasana jadi hening. Dan mereka semua masih diam membisu. Mia akhirnya mengakhiri perkataannya "Yaa udah. Nanti lagi aja ya kita makan mangga bersamanya." Mawar dan Yasmin hanya bisa manggut, tanda setuju dan masih membisu. ***
104.6K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as mengakui
Read
+Library
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Erika menerimanya, kembali menangis karena tidak mempercayai apa yang ia lihat. Beberapa orang memang akan sulit menerima suatu hal yang sebelumnya tidak ia bayangkan. Butuh waktu untuk menetralisir rasa agar setiap kali bernapas tidak begitu sesak karena telah berusaha menerima hal yang sangat sulit. Alina menepuk bahu Erika, menghapus setiap air mata yang keluar. ”Kita hadapi sama-sama, walaupun kemungkinan buruk yang kita dapat nantinya,” ucap Alina pelan.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as mengakui
Read
+Library
MAAF

MAAF

“Okey. Tapi lain kali jangan menolakku.” “Aku tidak bisa berjanji, maafkan aku.” Tin. Tin. Yuni menoleh karena merasa klakson mobil itu sedang memanggilnya, “Maaf, Hendra. Aku harus pulang sekarang.” Yuni yang mengenali mobil siapa itu, segera mempercepat jalannya meninggalkan Hendra yang terlihat heran dengan sikapnya yang buru-buru.
103.5K viewsOn holdAdded to Library 93 Times as mengakui
Read
+Library
Rahasia yang Tak Kau Ketahui

Rahasia yang Tak Kau Ketahui

Dia suruh aku berjongkok di depan pintu untuk mendengar suara mereka. [ 6 Oktober adalah ulang tahun Arhan. Aku memberanikan diri untuk memberi tahu kebenarannya, tapi dia menyuruhku menghabiskan semua kue di atas meja dulu. Dia jelas-jelas tahu aku alergi mentega. ] ....
10.6K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as mengakui
Read
+Library
ISTRI YANG TAK DIAKUI

ISTRI YANG TAK DIAKUI

"Kau keterlaluan! Kita tidak bisa memaksa pengakuan seperti ini!" "Diam!" bentak pria pertama, melepaskan diri. "Dia menyembunyikan sesuatu! Dia tahu lebih banyak dari yang dia akui." Eliza mengangkat wajahnya perlahan, bibirnya pecah dan darah mengalir tipis. Suaranya keluar pelan, tapi penuh ketegasan. "Pukulan kalian tidak akan mengubah kenyataan. Saya tidak tahu apa-apa."
109.0K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as mengakui
Read
+Library
Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta

Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta

“Aku minta maaf ya. Aku keliru, karena bersikap seperti itu selama ini. Aku menempatkan perasaanku bukan pada tempatnya. Sekali lagi aku mohon maaf.” Apapun hasilnya, aku sudah cukup beruntung mengenalmu, Camelia. Aku tak punya kalimat lagi. Mengenalmu, cukup membuatku, merasa sangat beruntung. Willy tenggelam dalam keindahan tutur wanita di hadapannya. Senyuman Lia, kembali terbit. “Jika di luar itu, aku siap, Mas Will.” Mata Willy terbuka lebar. Dia mencoba menerjemahkan apa yang baru saja di dengarnya.
4.4K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as mengakui
Read
+Library
KAU MENDUA AKU PUN SAMA

KAU MENDUA AKU PUN SAMA

Pintu terbuka. Mas Hangga masuk dengan senyuman lebarnya dan tangan dimasukkan ke celana. “Gimana rasanya mempermalukan diri sendiri, Ra?“ ujarnya sambil tersenyum menyeringai. “Kamu sudah salah ambil langkah, Ra. Sudah salah memilih lawan,“ lanjutnya jumawa.
9.971.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as mengakui
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status