Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dream first class

Dream first class

“Kenapa?” Alisku menukik. “Kau apakan dia?!” “Aku hanya main-main…!” “Main-main bukan begitu caranya!” Ia segera menciut dengan menurunkan pandangan, menunjukkan gestur bersalah. “Maaf. Aku nggak tahu kalau jadinya bakal begini.”
102.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 107 Beses bilang mengakui
Read
+Library
Dendam Kaisar Surgawi

Dendam Kaisar Surgawi

Tapi, apa aku benar-benar ingin mengakuinya di sini? “Aku rasa… mungkin iya,” jawabku akhirnya, agak terbata-bata. Kata-kata itu keluar dengan sedikit berat. Tapi anehnya, ada rasa lega setelah aku mengucapkannya. Seolah mengakui luka itu sendiri adalah langkah pertama untuk menyembuhkannya, meskipun aku belum benar-benar tahu bagaimana caranya.
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang mengakui
Read
+Library
Setelah Aku Mendua

Setelah Aku Mendua

Bab 102 "Iya sih Mbak. Tapi mungkin kalau orang lain di posisi Mbak juga dibiarin aja. Orang dia jahat Kok," balas Mita. "Kalau begitu seandainya kamu berbuat seperti itu berarti kamu nggak punya perasaan. Karena kalau manusia punya perasaan pasti nggak akan seperti itu," bantah Mona.. "Iya nggak gitu juga sih, Mbak. Maksudnya.."
17.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 690 Beses bilang mengakui
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Aku bisa merasakan embusan napasnya di keningku. "Ini bukan tentang dimaafkan atau memaafkan lagi, kan?" bisik Arjuna. "Bukan. Ini tentang diakui." "Aku mengakuinya, Alea. Semuanya." Arjuna menyentuh pipiku dengan punggung jarinya. "Terima kasih sudah menulisnya. Terima kasih sudah tidak membiarkanku tetap menjadi tiran yang merasa benar di kepalaku sendiri."
9.471.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang mengakui
Read
+Library
Masih Menjadi Milikku

Masih Menjadi Milikku

Smith menggeleng, “No.. No.. itu sangat brilliant.” Ivan terkejut, “Thanks.” Mr. Smith terdiam memandang Ivan, seperti memikirkan sesuatu. “Well, pengunduran dirimu saya tolak. Jujur, kamu sudah menyinggung sudut hati saya terdalam.”
10935 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 28 Beses bilang mengakui
Read
+Library

Maaf, Sudah Berlalu

Dia menggelengkan kepala tanpa daya, berusaha membuktikan dirinya. "Nggak, nggak, sebelumnya aku yang nggak bersikap dewasa, mengira kamu akan selalu ada di belakangku. Jadi, aku menyakitimu dengan seenaknya. Aku lupa kalau kamu juga bisa bisa merasa sakit. Tapi sekarang aku sudah mengerti. Orang yang aku cintai adalah kamu. Selain kamu, aku nggak menginginkan siapa pun." Ketika dia sedang berbicara, aku melihat seseorang yang tidak asing berlari dari kejauhan.
5.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 205 Beses bilang mengakui
Read
+Library
Aku Tak Membencimu

Aku Tak Membencimu

Apa ini salah Ayyara? "Apa kak Ayuma tidak malu mengatakan ini padaku? Kenapa kau harus marah padaku kak? Bukankah yang seharusnya marah itu aku? Suamimu yang telah membuat mas Kieran hampir kehilangan nyawanya! Seharusnya kau masih bersyukur karena aku menyerahkan suamimu pada polisi, jika aku yang menghukum suamimu, maka kupastikan aku tidak akan mengizinkannya bernafas lagi." 'Apa barusan kau menakutiku?'
1010.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 330 Beses bilang mengakui
Read
+Library
Pembantu Baruku Ternyata ....

Pembantu Baruku Ternyata ....

Aku menyesal. ________________
17.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 498 Beses bilang mengakui
Read
+Library
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

Dia hanya mendecak sebal sembari menggaruk kepalanya. "Maaf. Sungguh aku tidak bermaksud begitu. Berikan saya waktu untuk berbicara dengannya dari hati ke hati. Akan kujelaskan dan kuberi pengertian supaya Karin bisa ikhlas dengan semua ini," ujarnya tenang. "Bagaimana aku bisa percaya dengan kata-katamu itu? Bisa saja kamu langsung membawanya pergi jauh dari sini," sindirku dingin.
9.8240.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 7.4K Beses bilang mengakui
Ipakita ang mga Review (32)
Read
+Library
Mini Adae Jangkang
Terlalu lembek dan tidak tegas jadi seorang lelaki, masa dari hal kecil selalu di atur oleh mama nya dan tidak ada keadilan dan ketegasan jadi suami untuk kedua istrinya, pantas lah penyesalan untuk mu Malik
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status