Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Simpanan Sang Aktor

Istri Simpanan Sang Aktor

LeneRina
Doni terjebak dalam cinta lokasi dengan seorang model cantik bernama Dona dalam project sebuah syuting iklan. Perkenalan yang manis berlanjut ke pertemuan-pertemuan intens dan panas yang lain membuat Delon merasa nyaman. Doni akhirnya menikahi Dona secara siri menjadi istri keduanya. *** “Angkat dulu, Sayang. Mana tahu panggilan penting,” ucap Dona. “Tidak ada yang lebih penting bagi ku saat ini selain hal ini, Sayang.” “Angkat dulu sayang. Nanti kita bisa teruskan sampai puas.” Dona bangkit dari baringnya dan duduk menghadap Doni. Doni menggeram. Dengan terpaksa dia beranjak dari sofa menuju meja tempat dia meletakkan tasnya dan mengambil ponselnya. “Jihan,” ucap Doni sambil melihat ke arah Dona. Dona mengerti maksud ucapan Doni. Dengan cepat dia mengangguk dan memakai kembali pakaiannya. “Halo sayang,” ucap Doni begitu mengangkat panggilan telepon dari istri pertamanya itu. Dona tersenyum sinis mendengar pembicaraan Doni pada Jihan. Dona berdiri dan melangkahkan kakinya ke dapur untuk mengambil air minum. Tenggorokannya tiba-tiba terasa kering. Dona menghabiskan satu gelas penuh air minum dingin. Diraihnya kursi di meja makan dan duduk sendiri disana. “Lihat saja Jihan, akan kamu rasakan kepedihan yang aku rasakan dulu. Kamu harus menerima pembalasan atas perbuatan kejammu terhadap aku sepuluh kali lipat dari yang aku rasakan dulu. Bukan, seratus kali lipat dari itu." Dona meremas gelas kosong yang ada di tangannya.
Rumah Tangga
101.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
Short Story · Realistis
18.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan

Kebohongan Suamiku Menjadi Kenyataan

Demi menebus penyesalannya dengan cinta pertamanya, suamiku berbohong dengan mengatakan bahwa dirinya mampu melihat rentang hidup setiap orang. Dia mengatakan bahwa aku masih memiliki masa hidup selama 60 tahun, sedangkan cinta pertamanya hanya punya tujuh hari lagi. Jadi, selama tujuh hari itu, dia ingin memenuhi janji yang pernah dibuatnya dengan cinta pertamanya ketika mereka masih muda. Dia membawa cinta pertamanya pulang dan merawatnya secara pribadi. Ketika mereka kembali ke kampus untuk bernostalgia dan saling jatuh cinta lagi, aku tidak membuat keributan. Ketika dia menyatakan cinta kepada cinta pertamanya, lalu mengadakan resepsi pernikahan termegah seabad dengan aku sebagai pengiring pengantinnya, aku juga tidak protes. Hingga akhirnya, dia hendak menembus batas terakhir di antara pria dan wanita dengan cinta pertamanya di kamar pengantin kami. Dengan rasa bersalah di mata, pria itu memohon padaku untuk pindah dari kamar kami. Para pembantu di rumah menertawakanku, tetapi aku hanya tersenyum dan mengangguk setuju. Kemudian, aku mengemasi barang-barangku dan pindah ke kamar tamu di sebelah bersama anak kami. Melihatku berperilaku sepatuh biasanya, suamiku berlinang air mata dan berujar, "Aku janji, ini terakhir kalinya aku membuatmu menderita. Begitu Rina meninggal, aku akan tebus semua ini padamu." Namun, dia tidak tahu bahwa aku sudah menyadari kebohongannya sejak awal. Dia juga tidak tahu bahwa orang yang sebenarnya menderita kanker dan hanya punya tujuh hari untuk hidup adalah aku. Tiga hari lagi, aku akan mati.
Short Story · Romansa
5.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami. Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya. Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan. Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura. "Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?" Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu." Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas. "Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.” “Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi." Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat. “Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?" "Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini." Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku." Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya. 'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'
Short Story · Romansa
10.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Mengikat Hati Sang Dosen

Mengikat Hati Sang Dosen

Adinda Rahayu, seorang mahasiswa baru jurusan hukum yang ceria dan penuh ambisi, melangkah mantap di hari pertamanya di kampus. Ia siap menyerap ilmu dan pengalaman baru, membayangkan masa depan cerah sebagai praktisi hukum. Namun, takdir punya kejutan yang disimpannya di ruang kelas. Saat dosen mata kuliah pengantar hukum masuk dan memperkenalkan diri, dunia Adinda seolah berhenti berputar. "Selamat pagi semua, saya Bagas Pratama," ucap sang dosen dengan suara bariton yang menusuk relung hati Adinda. Mata Adinda membelalak. Itu Bagas. Mantan pacarnya. Mantan yang meninggalkannya empat tahun lalu karena alasan klise "fokus studi". Kakinya langsung lemas. "Dosennya... dia?" gumam Adinda pada teman sebangkunya, Maya, yang hanya menatapnya bingung. Sepanjang perkuliahan, Adinda berusaha keras menghindari kontak mata. Ia menunduk, mencatat tanpa fokus, dan berharap bisa menghilang dari muka bumi. Namun, Bagas sesekali melirik ke arahnya, senyum tipis terukir di bibirnya yang dulu sering mengecup kening Adinda. Setelah kelas usai, Adinda buru-buru membereskan tasnya, ingin segera kabur. Namun, suara Bagas menghentikannya. "Adinda Rahayu, bisa kita bicara sebentar?" Langkah Adinda terhenti. Jantungnya berdebar kencang. Ia membalikkan badan perlahan, menemukan Bagas berdiri di depannya, menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan. "I-iya, Pak?" Adinda tergagap. Bagas tersenyum, kali ini lebih jelas. "Sudah lama ya, kita tidak bertemu." Adinda hanya bisa mengangguk kaku, pikiran kalut membanjiri benaknya. Dosennya adalah mantan pacarnya. Bagaimana ini bisa terjadi? Dan yang lebih penting, bagaimana ia akan menjalani satu semester ke depan dengan situasi sekacau ini?
Romansa
57 viewsOngoing
Read
Add to library
Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Dunia Arlina nyaris runtuh! Pria yang bersamanya semalam ternyata adalah dosen kampusnya. Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, Arlina kini hamil! Dengan tangan gemetaran, Arlina menyerahkan hasil tes kehamilan kepada Profesor Rexa. Pria itu memberinya dua pilihan. Pertama, menggugurkan kandungan atau kedua, menikah. Akhirnya, Arlina yang polos itu pun menikah dengan dosennya sendiri. Setelah menikah, mereka tidur di kamar terpisah. Namun, suatu malam Rexa muncul di depan pintu kamar Arlina sambil memeluk bantal. "Pemanas di kamarku rusak, malam ini aku tidur di sini dulu," ujarnya. Arlina yang masih bingung hanya bisa mengangguk dan memberikan jalan. Keesokan malamnya, Rexa kembali datang. "Pemanasnya belum diperbaiki, aku tidur di sini lagi, ya?" Akhirnya, dia menetap di kamar Arlina dengan dalih menghemat biaya pemanas untuk persiapan kelahiran anak mereka. .... Fakultas Kedokteran Universitas Sterling adalah salah satu kampus ternama di negeri ini. Profesor Rexa adalah sosok yang sangat terkenal di sana sebagai profesor termuda di fakultas kedokteran. Di jari manisnya selalu tersemat cincin nikah, tetapi tidak pernah terlihat ada wanita bersamanya. Hingga suatu hari, rasa penasaran mahasiswa memuncak. Seorang mahasiswa memberanikan diri bertanya di kelas. "Pak Rexa, kami dengar Anda sudah menikah. Kapan Anda akan memperkenalkan istri Anda kepada kami?" Tak disangka, Rexa malah menunjuk seseorang, "Arlina." Seorang wanita profesional yang berdiri di antara mahasiswa refleks menjawab, "Hadir." Di bawah tatapan semua orang, Rexa tersenyum hangat sambil berkata, "Perkenalkan, ini istri saya, Arlina. Dia adalah seorang dokter bedah jantung yang hebat."
Romansa
9.81.7M viewsCompleted
Show Reviews (180)
Read
Add to library
Fensi Kiswardani
untuk pembelian koin 16 rb. isi 20 rb, trnyta blm bs beli. cobak isi tmbh 5 rb. pas pmbelian koin trnyta berhasil. n iseng ngecek saldo, berapa yg kepotong...pkir kisaran 16 rb skian lah...eh kaget dong, sisanya cmn 4 rb skian. berarti harga koin ny bkn 16 rb, tp 21 rb. gila...parah bgt dah. ga lagi
Hafidzah Talita Azzahra
penulisannya sangat bagus, detail dan lengkap, cerita nya sungguh menarik, bikin penasaran sama kelanjutan nya dan banyak pengetahuan yang belum saya ketahui di dalam nya! cocok dengan tema dan genre nya, alur nya panjang tetapi tidak bikin bosan di baca berulang, novel the best yg saya baca thn ini
Read All Reviews
Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Adikku Merebut Posisiku di Altar Pernikahan

Pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahanku, pengantinnya malah bukan aku. Upacara yang sudah kutunggu selama lima tahun berubah menjadi lelucon ketika Valentina, adik perempuanku, melangkah menyusuri lorong marmer dengan gaun pengantin putih. Lengannya melingkar di lengan Luca, pria yang seharusnya berdiri menungguku di altar. "Maafkan aku, Bianca," kata Valentina pelan. "Tapi hari ini kamu bukan lagi pengantinnya." Kemudian, dia menyentuh perutnya, matanya berkilat penuh kemenangan. "Aku hamil anak Luca." Kata-katanya meledak di dalam kepalaku dan seluruh duniaku seolah-olah mendadak sunyi. Seakan-akan takut aku tak akan memercayainya, dia mengangkat sesuatu yang mengilap ke arah cahaya. Gambar USG hitam putih. Tertulis jelas, usia kehamilan 12 minggu. Mataku terasa panas dan perih. Dengan mata berkaca-kaca, aku menoleh ke arah Luca, mati-matian mencari apa pun. Penyangkalan, penjelasan, ataupun penyesalan. Namun, dia hanya menghela napas, lelah dan pasrah. "Bianca, aku minta maaf," katanya tak berdaya. "Valentina nggak punya banyak waktu lagi. Pernikahan ini ... adalah permintaan terakhirnya." "Aku akan menebusnya," tambahnya. "Kita bisa mengadakan pernikahan lain nanti." Ayahku, Moretti, berdiri di belakangnya dengan ekspresi dingin yang sama seperti yang selalu dia tunjukkan sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihatnya tersenyum kepadaku, bahkan sekali pun. "Bianca," katanya tajam. "Adikmu sekarat. Biarkan dia yang menikah hari ini." Kakak laki-lakiku mengangguk tanpa mengatakan sepatah kata pun, seolah-olah itu sudah cukup sebagai jawaban yang tegas. Sepanjang hidupku, mereka selalu memilih dia. Air matanya, keinginannya, kebutuhannya, semuanya lebih penting daripada aku. Hari ini pun tidak berbeda. Sesuatu di dalam diriku ada yang retak. Baiklah. Jika tak ada seorang pun di keluarga ini yang peduli padaku, aku akan pergi.
Short Story · Mafia
1.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Thysia dan Symfonia

Thysia dan Symfonia

C_heline
Omorfia Pou diarkey. Atau yang kerap di sebut 'Ratu Fia'. Nama itu sendiri memiliki arti ‘kecantikan yang abadi’ jika di terjemahkan dalam bahasa Yunani. Sosok wanita paruh baya yang usianya kini mencapai setengah abad. Tidak percaya adanya kematian. Dan sulit menerima kenyataan hidup yang begitu menyakitkan. Menyerah menjalani hidup yang sulit ia hadapi sendirian, ratu Fia, memilih jalan pintas dengan mempercayai hal Ghoib yang ia temukan beberapa waktu lalu di sebuah hutan belantara yang tidak jauh dari pemukiman. Setiap tahun Fia harus melahirkan seorang anak untuk mahkluk tak kasatmata itu, demi mengabadikan semua harta serta kecantikan yang ia punya. Tak memiliki seorang suami, Fia juga rela bersetubuh dengan makhluk yang sulit di jelaskan lewat kata-kata. Setiap kelahiran anak itu, Fia harus melakukan hal yang sama setiap tahunnya, agar hidup awet muda selalu berpihak padanya. Mencungkil kedua bola mata bayi malang itu, dan melahapnya mentah-mentah tanpa sisa. Beberapa kali melahirkan seorang bayi. Pada suatu malam yang mencekam. Fia melahirkan lagi seorang bayi, yang sudah ia kandung berbulan-bulan lamanya. Sosok makhluk tak kasatmata itu memberi Fia sebuah penawaran yang sulit ia tolak. “Besarkan kedua bayi ini, maka kau tidak perlu melahirkan setiap tahunnya lagi.” Tanpa berpikir dua kali, Fia mengangguk menerima penawaran itu. Thyisia dan Symfonia, nama yang Fia berikan pada kedua putri kembarnya. Januar Benedikt. Seorang mahasiswa dari universitas Harvard, Amerika. Datang jauh-jauh demi mencari tahu apakah rumor yang menjadi mitos itu benar adanya atau hanya bualan semata. Berhasil memasuki Castil megah. Januar di buat bingung bukan kepalang. Masalahnya ia mencintai gadis yang tidak sengaja ia temui di dalam Castil. bagaimana kisah cintanya dengan Thyisia dan juga Symfonia yang saat itu juga ikut menaruh hati padanya? Ini bukan tentang kisah mistis atau mitos saja. Namun, kisah cinta yang menguras air mata serta kebahagiaan seorang gadis yang terlahir bukan dari bangsa manusia.
Romansa
1.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Sir, You are Dumb!

Sir, You are Dumb!

Richa Susilo
Demi menghilangkan kegelisahan sang ibu, Selena Brawijaya, gadis berusia 24 tahun yang merupakan seorang novelis, akhirnya menikah dengan seorang lelaki asing yang sama sekali tak dikenalnya. Lelaki berparas menawan yang memiliki karir gemilang sebagai seorang tentara. Yang sayangnya, ia memiliki trauma mendalam yang telah mengakar kuat dalam dirinya. Janji suci di depan penghulu pun seakan hanyalah ritual belaka, layaknya cangkang kosong tanpa isi. Lantas, apa yang akan dilakukan Selena dengan status ikatan suami-istri yang mereka miliki di saat ia memiliki keyakinan kuat bahwa apa pun yang terjadi dalam hidupnya bukanlah suatu kebetulan? Tak butuh waktu ribuan tahun bersama untuk menyadarinya. Karena di detik yang sama saat ia tahu dirinya tak lagi mampu menolak takdir yang telah ditetapkan untuk dirinya itu, ide cemerlang langsung muncul di benaknya. Sebagai seorang novelis yang telah memiliki ratusan juta pembaca di seluruh dunia, tentu ia tidak akan mau dirugikan baik secara mental maupun fisik karena pernikahan yang sama sekali tak ia inginkan ini. Dan menikah dengan seorang tentara yang kehidupannya syarat akan kedisiplinan dan kerja keras, mengangkat senjata menantang maut, bergerilya di rimbunnya hutan belantara bersantap ular, tentu akan memberinya gambaran utuh yang tak semua orang mengetahuinya. Ini adalah harta karun. Ide itulah yang membuatnya tak lagi menyuarakan protes tentang perjodohan mereka, alih-alih, gadis itu justru mengangguk mantap tanpa sedikit pun keraguan. Apa yang ia khawatirkan dengan pernikahan yang memiliki berlembar-lembar poin kesepakatan? Terlebih lagi, kesepakatan tentang tak akan saling menyentuh tanpa persetujuan. Dan dari yang ia lihat dari sosok menawan Arjuna, lelaki itu adalah lelaki sejati yang tak akan pernah melanggar janji yang telah disepakati. Di sisi lain, Arjuna sama sekali tak menyadari tentang akal bulus calon istrinya itu. Ia sama sekali tak pernah berpikir jika gadis bar-bar itu akan dengan begitu riang gembira mengikutinya ketika tengah menjalankan sebuah misi rahasia, dan tentu saja, tanpa sepengetahuannya.
Romansa
103.0K viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status