Suami Egois
Oh, tahu juga dia merawat diri, kupikir cuma tahu belajar agama dan mendikte orang saja.
Ragu-ragu Ning ingin ganti baju di depanku. Ya, tak mungkin aku melewatkan pemandangan indah di depan mata, dan kembali akhirnya aku melihat pinggang Ning, bagian tubuh yang paling menarik bahkan jauh lebih memikat hati daripada wajah. Terbentuk melekuk dengan sempurna bagaikan gitar, dan kulitnya masi kencang. Ah, aku lupa, malam ini malam pertama. Tidak boleh ada penolakan sama sekali atau dia akan dilaknat para malaikat dari malam sampai pagi, selamanya kalau perlu.
“Ning, saya nggak mau ada penundaan malam pertama.” Aku menegaskan keinginanku. Kata teman-temanku yang sudah menikah, hal terpenting set
Hot Chapters