Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Selama enam tahun menikah diam-diam dengan suami yang seorang direktur, suamiku tetap tak mau putra kami memanggilnya ayah. Saat dia kembali melewatkan ulang tahun putraku karena sekretaris wanitanya, akhirnya aku pun mengeluarkan surat cerai dan pergi selamanya bersama putraku. Pria yang biasanya tenang itu langsung kehilangan kendali, seperti orang gila masuk ke kantor untuk mencari di mana keberadaanku. Hanya saja, aku dan putraku tak akan kembali lagi kali ini.
55.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Cintanya Telah Habis di Orang Lama

Cintanya Telah Habis di Orang Lama

Aku akan menikah, tetapi pacarku yang telah bersamaku selama sembilan tahun masih belum tahu. Karena mantan pacarnya telah bercerai dan pulang ke tanah air, dia sibuk membantu mantan pacarnya mengatur segala urusan, terus menjadi ksatria baginya. Begitu mereka bertatapan, tatapan mereka langsung saling terhubung, seolah-olah menemukan kembali perasaan saat mereka dulu sedang jatuh cinta. Demi menyambut kepulangan mantan pacarnya, dia sampai menerbangkan 9.999 mawar untuk menghias ruangan. Katanya itu adalah janji yang pernah dia berikan kepada mantan pacarnya dulu. Dia pun lupa bahwa aku memiliki alergi serbuk bunga yang parah. Saat dibawa ambulans dan tersadar setelah diselamatkan, hal pertama yang kulakukan adalah mengirim pesan kepada orang tuaku, meminta mereka membantuku mengatur pasangan untuk menikah.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit

Membawa Anak Kembarku Dan Meninggalkan Kenangan Pahit

Saat cinta pertama suamiku sedang sekarat melahirkan, ayah mertuaku, bos mafia Keluarga Lantara, menempatkan sepuluh pria bersenjata di depan pintu kamarku. Mereka berjaga dengan siaga penuh, takut aku akan menerobos masuk ke ruang bersalin dan mengacaukan kelahiran pewaris pertama Keluarga Lantara. Namun, aku bahkan tidak menyentuh pintu itu. Bahkan ketika tangisan bayi yang baru lahir menggema di sepanjang lorong, Ibu Logan, nyonya keluarga itu, mengembuskan napas panjang penuh kelegaan sambil menggenggam erat tangan wanita yang terbaring di ranjang rumah sakit. "Calista, kami ada di sini. Si Stella mandul itu nggak akan bisa ganggu kamu ataupun cucuku." Logan membungkuk, lalu menyeka keringat dingin di dahi Calista. Tatapannya dipenuhi kelembutan. "Jangan khawatir. Ayah sudah perintahkan anak buahnya untuk kunci seluruh rumah sakit pribadi ini. Kalau dia berani bikin keributan, aku sendiri yang akan mencoret namanya dari catatan keluarga." Barulah setelah memastikan aku tidak akan datang membuat masalah, dia benar-benar merasa tenang. Logan tidak mengerti. Di matanya, dia hanya sedang membalas budi, memberi seorang wanita yang akan segera meninggal seorang anak untuk meneruskan namanya, membantu cinta pertamanya mewujudkan harapan terakhirnya. Mengapa aku tidak bisa menerimanya dengan lapang dada? Mengapa aku tidak bisa melihat gambaran yang lebih besar? Senyum puas terukir di bibir Logan saat dia memandangi bayi yang terbungkus selimut itu. Dia bahkan berpikir bahwa jika aku mau merendahkan harga diriku, mengakui kesalahanku, dan menunjukkan sedikit kebaikan kepada Calista, dia akan memaafkan sikap dinginku selama ini sepenuhnya. Dia akan menebus semuanya kepadaku, bahkan memberiku gelar sebagai ibu dari anak itu, membiarkanku tetap mempertahankan posisiku sebagai istrinya. Namun, yang tidak dia ketahui adalah bahwa aku sudah menandatangani surat cerai yang disiapkan pengacaraku. Dalam seminggu, aku akan memutus semua hubungan dengan Keluarga Lantara, membawa kedua bayi kembar yang tumbuh di dalam kandunganku dan pergi. Kami tidak akan pernah bertemu lagi, bukan di kehidupan ini maupun kehidupan berikutnya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Di tahun kedelapan hubungannya dengan Jordan, Wulan harus dirawat di rumah sakit karena sakit. Hari itu, saat keluar dari rumah sakit, secara tak sengaja Wulan mendengar percakapan antara Jordan dan kakak perempuannya di lorong. “Jordan, kau gila? Kau benar-benar menyembunyikan hal ini dari Wulan, lalu diam-diam memberikan sumsum tulangnya untuk Maya?” “Kau tahu kondisi tubuh Wulan lemah, tapi tetap membohonginya dengan alasan sakit maag dan membiarkannya menanggung risiko sebesar itu?” Maya Hendrawan adalah sahabat masa kecil yang telah lama disukai Jordan. Wulan tak menangis, tak juga mengamuk. Ia hanya mengangkat telepon, menelepon kedua orang tuanya yang berada jauh di luar negeri, dan setuju untuk menikah dengan keluarga Lunarman
8.944.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Sembilan Nyawa yang Kuhabiskan untukmu

Aku punya sembilan nyawa, dan enam nyawa sudah kuhabiskan untuk Rico. Kali pertama, aku tertimbun dalam longsoran salju saat mencoba menyelamatkannya. Air dari lelehan salju memenuhi mulut dan hidungku. Kali kedua, aku diburu oleh musuhnya dan ditusuk 24 kali hingga tubuhku hancur lebur. Awalnya, dia gemetar dan berjanji tidak akan menyakitiku lagi. Pada kali ketujuh, dia sudah terbiasa dan sengaja menabrakkan mobilnya padaku hanya untuk menyenangkan seorang wanita. "Nyawanya nggak ada harganya. Asal kamu bahagia, dengan senang hati aku suruh dia mati 99 kali." "Kamu mau lihat kematian macam apa lagi? Aku akan mengaturnya sesuai keinginanmu." Aku terhempas sepuluh meter jauhnya seperti baju bekas yang terkoyak. Darah segar mengucur dari mulut dan hidungku. Namun, aku tersenyum dan menghitung dengan jariku. "Dua kali lagi, utang budiku akan terbayar lunas." Rico Sarihan tidak tahu aku hanya punya sembilan nyawa. Setelah aku mati untuk kesembilan kalinya, aku tidak akan kembali lagi. Ironisnya, saat aku benar-benar mati, dia memeluk erat mayatku yang hangus dan berbau busuk itu, tidak mau lepas. Air matanya bercucuran tak terkendali. "Tiara, kumohon bangunlah. Jangan tega begini sama aku. Kelak aku nggak akan biarkan siapa pun menyakitimu lagi." Sayangnya, tidak akan ada lagi seseorang yang menghapus air matanya dengan tangan gemetar berlumuran darah.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Romantisme yang Menikam dari Belakang

Romantisme yang Menikam dari Belakang

“Bu Fiona… usia kehamilan Ibu sudah enam bulan. Bayi sudah terbentuk sempurna… Ibu yakin ingin menggugurkannya? Kami sangat menyarankan agar prosedur aborsi tidak dilakukan,” kata dokter, raut wajahnya penuh keraguan. Fiona Darmawan secara refleks memegang perutnya yang kini mulai membesar. Enam bulan… bayinya kini sudah menjadi satu dengan dirinya. Dari sebesar biji beras, kini tumbuh menjadi sosok kecil yang nyata di dalam rahimnya… Jika bukan karena putus asa yang begitu besar, ibu mana yang tega mengakhiri nyawa anak yang hampir lahir ke dunia? Keheningan menyelimuti ruangan, begitu pekat hingga terasa sesak. Fiona menarik napas panjang, menenangkan hatinya yang bergejolak, kemudian menjawab dengan suara tegas dan penuh kepastian, “Aku yakin.”
21.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabat terbaikku, Maya, terbang dari Miama untuk menemaniku di minggu pesta lajangku. Hari-hari terakhir kebebasanku. Dia bersikeras merayakannya dengan acara malam khusus wanita di rumah, memesan semua makanan pesan antar favoritku. Dia memintaku memegang ponselnya dan menunggu. Tiba-tiba, layar ponselnya menyala. Sebuah pesan dari seorang pria. Foto tanpa baju. Aku pun membaca pesan itu. [ Aku butuh kamu malam ini. ] Kemudian, pesan itu disusul foto lain lagi. Foto mainan seks dan perlengkapan bondage seperti yang di film. Wajahku terasa panas. Jantungku berdegup kencang. Tanpa disengaja, aku baru saja masuk ke kehidupan rahasianya. Namun, gambar berikutnya membuatku diam terpaku. Foto close-up dada pria itu. Sebuah bekas luka bergerigi yang kukenal lebih baik daripada diriku sendiri. Itu milik tunanganku, Lucian Caraka.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Terjerembap dalam Pelarian

Terjerembap dalam Pelarian

Bercerai dan menikah lagi, aku sudah lupa berapa kali aku dan Rangga rujuk dalam pernikahan. Dia pernah memperlakukanku seperti sesuatu yang berharga, tetapi kurang dari setahun setelah pernikahan kami, dia mengajukan perceraian pertama kami. Alasannya sederhana, Sarah akan kembali. “Sarah itu seorang tokoh publik,” katanya padaku. “Aku tak ingin ada yang mengira dia terlibat dengan pria beristri.” Selebritas tingkat rendah itu tidak punya apa pun kecuali pengorbanan ayahnya. Ayahnya dulu rela mati demi Rangga, halangi peluru demi dia, nyawa ganti nyawa. Dan karena itu, Rangga merasa berutang segalanya padanya. Setiap kali Sarah kembali ke negara ini, Rangga menceraikanku. Dan setiap kali Sarah pergi, kami menikah lagi. Pertama kali kami berpisah, aku menenggelamkan air mataku dalam wiski dan terhuyung-huyung kembali ke rumahnya dalam keadaan setengah mabuk. Lampu di dalam terasa hangat, Rangga bersamanya. Sementara aku berdiri di luar, menggigil sepanjang malam. Kali kedua, aku mengikuti setiap gerak-geriknya—restoran, lelang, acara amal—hanya untuk ‘tak sengaja’ ketemu dengannya lagi. Kemudian, aku belajar lebih baik. Saat dia menyebut kata cerai, aku akan diam-diam mengepak koperku dan menghilang dari rumahnya. Cinta dan penghinaan telah membuatku terjebak dalam siklus putus-nyambung dengannya yang tiada habisnya. Namun kali ini, ketika Rangga menungguku di Kantor Catatan Sipil untuk menikah lagi, aku tak pernah muncul...
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Jangan Ceritakan Tentangku Padanya

Pada suatu malam di tahun 1983. Di luar sudah gelap gulita, yang tersisa hanya cahaya redup di ruang tamu Keluarga Pangestu. "Ayah, Ibu, aku mau tinggal bersama kalian di luar negeri." Di ujung telepon, setelah mendengar kata-kata putri mereka, pasangan suami istri dari Keluarga Rahman yang berada di seberang lautan langsung terharu hingga menangis.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Bayang-bayang Dalam Pernikahan Palsu

Menjadi Istri Bayang-bayang Dalam Pernikahan Palsu

Pada tahun ketiga setelah menikah dengan Alden, akta pernikahan mereka tidak sengaja rusak karena terkena kopi. Eunice membawa dokumen itu ke kantor catatan sipil untuk mengurus penggantian. Petugas mengetik beberapa kali di depan komputer, lalu tiba-tiba mengangkat kepala dan menatapnya, "Bu, status pernikahan kamu di sistem tercatat belum menikah." Eunice tertegun sejenak karena mengira dirinya salah dengar. "Nggak mungkin, aku dan suamiku menikah di sini tiga tahun lalu." Petugas itu memeriksa lagi dan ekspresinya berubah sedikit aneh. "Di sistem memang tertulis kamu belum menikah, tapi Pak Alden tercatat sudah menikah ...." Dia berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Di kolom pasangan, yang terdaftar adalah wanita lain bernama Anika. Kamu kenal dia?" Kepala Eunice langsung berdengung, hanya menyisakan suara nyaring yang menusuk di telinganya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai mengejar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4142434445
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status