Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KKN Di Desa Metanoia

KKN Di Desa Metanoia

desahnya benar-benar menutup mata, sensasi panas pada indra penglihatan ditambah sakit di kedua punggung kaki yang terus menabrak jalan, membuat dirinya pasrah untuk turut tenggelam dalam ketidaksadaran yang menyakitkan. Gerisik plastik dari setiap pergerakkan, diikuti bunyi sentakan dari kursi yang terbanting pelan, dan jerit tersumpal terdengar jelas dalam suatu ruangan memanjang. Aroma busuk bangkai dengan sedikit wewangian bunga terhirup jelas indra penciuman, amat menyengat dan menusuk hingga manyakiti relung dada, "hm!" deham panjang dari seorang wanita yang menyuratkan ketidaksanggupannya untuk tetap bernapas.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as mengenaskan
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Matanya mulai basah dan bibirnya bergetar. “Kenapa… aku... disini…” Hantu makelar melihat itu… dan langsung… "UWAAAAAAAAA!!!!" Lari terbirit – birit menembus dinding! “Aku enggak mau ikut campur urusan pribadi orang!! Huuuufh!! Itu lebih mengerikan dari bom asap tujuh turunan!!”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as mengenaskan
Read
+Library
ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

ISTRI SEMPURNA DI HIDUP KEDUA

Lalu—hoek…” Dan benar saja, Maia muntah ke pot tanaman sebelah sofa. Madam Brenda seketika menjerit, “Apa-apaan itu, ha?!” Maia mengusap bibirnya santai, “Maaf terlihat menjijikkan, tapi aku alergi omong kosong. Dan barusan... ocehannya berbau busuk sekali. Sumpah, itu seperti kotoran anjing yang dicampur parfum murahan.” Madam Brenda gemetaran, suaranya bergetar antara marah dan takut. “Kau akan menyesal! Kau akan dihukum! Suatu saat Rose akan bangkit dan mengambil semuanya dari—”
1028.7K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as mengenaskan
Read
+Library
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

Sambungan telepon diputuskan secara sepihak dari seberang sana, meninggalkan bunyi tut-tut pendek yang sangat menyiksa di dalam kabin mobil yang sunyi. Suasana di dalam mobil mewah itu seketika berubah menjadi sangat mencekam, seolah-olah seluruh pasokan oksigen di dalamnya mendadak sirna dan digantikan oleh tekanan udara yang siap menghancurkan apa saja. Tama melepaskan satu tangannya dari setir dan memukul konsol tengah dengan cukup keras, membuat Anya tersentak kecil di kursinya karena terkejut. Napas pria itu terdengar memburu berat, dipenuhi oleh kemarahan, frustrasi, dan kebencian yang mendalam atas tuntutan kolot keluarganya yang kini mengancam takhta kekuasaan yang telah ia bangun de
10252 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as mengenaskan
Read
+Library
Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

PRETT! PRETTT!! Sebuah tembakan gas beracun berbunyi nyaring, keluar tepat di depan muka Pak Husen dan Mas Syukur. Bukan cuma nyaring, aromanya— astaga— seperti perpaduan antara telur busuk, gorengan basi dan bangkai tikus yang tewas di selokan. “Hooeeekkk!” Pak Husen langsung mual seketika, mukanya biru keunguan. Dia refleks melepaskan betisku lalu menutup hidung dengan dua tangannya.
9.7229.2K viewsOngoingAdded to Library 5.0K Times as mengenaskan
Read
+Library
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

Semoga bisa semudah pikiran Dexe. Tunggu, apa tubuhnya bisa masuk ke dalam penutup lemari yang ukurannya hanya masuk seekor kucing? “Apa kamu punya pisau atau gergaji?” tanya Jhon lunglai begitu melihat ukuran lemari yang terbuka sangat kecil. Jibs kan tidaklah bodoh itu menaruh tawanan berharganya di sana. Itu dia rancang hanya mewaspadai kalau tiba-tiba ada zat kimia yang bocor, setidaknya Jhon tidak langsung meninggal dengan menghirup zat kimia karena itu ada ventilasi udara yang tersembunyi. Hmm.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 268 Times as mengenaskan
Read
+Library
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

Sudah sangat merasa gerah dengan caci maki dan hinaan Renata, Rexi memukul meja yang ada di depannya dengan begitu kuat. Renata kaget bukan main, bahkan dia terdiam membisu. Rexi tersenyum menyeringai saat melihat ekspresi Renata. "Kalau emang lo enggak banyak berani sama gue. Jangan bersikap layaknya anjing liar yang punya jiwa jinak sama kucing," kata Rexi meremehkan. Renata mengalihkan pandangannya sambil diam-diam menghela napas panjang. Dia benar-benar kaget dengan Rexi. Uhm ... Juga takut sepertinya.
9.77.6K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as mengenaskan
Read
+Library
Kakak Gangster, Adik Polisi

Kakak Gangster, Adik Polisi

Dia menunggu Melden dengan perasaan takut kalau Genta akan gagal. "Kau hampir membuatku mati ketakutan karena mengkhawatirkanmu. Bocah bodoh." Genta hanya tersenyum menjawab perkataan Melden, rasa sakit di tubuh membuatnya malas untuk berdebat. Genta menyandarkan tubuhnya ke bangku penumpang dekat tempat Melden. Matanya terpejam merasakan rasa sakit yang menjalar di seluruh tubuhnya.
9.86.1K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as mengenaskan
Read
+Library
Setelah Perceraian

Setelah Perceraian

Sebenci itukah denganku? "Mengerikan, sungguh wajah yang mengerikan. Tawanya terdengar melengking dan nyaring. Sosok itu terus menatap Hening tajam tadi, darah menetes dari mulutnya, bau anyir mengaduk-aduk perut hingga ingin muntah," lanjutku kemudian.
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as mengenaskan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status