Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

Di tangan Gavin sendiri sudah bertengger dua plastik ukuran sedang berisi pempek dari dua toko yang berbeda. "Jajan apalagi?" tanya Gavin, menyadari masih ada kilatan semangat di mata Raya. Gadis itu nampak berpikir. "Udah deh kayaknya." "Yakin?" "Iya, ya- eh bentar, bolu kojo!" Raya tiba-tiba menunjuk satu toko yang menjual kue tradisional. Tanpa aba-aba, gadis itu berlari kecil meninggalkan Gavin yang hanya bisa tersenyum sambil geleng-geleng kepala melihat tingkahnya.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
TRAPPED IN PAST LOVE

TRAPPED IN PAST LOVE

ujarnya sembari memegang perut. Arga geleng-geleng melihatnya. Kecil-kecil makannya banyak, dasar Caca. Dia lalu mengajak kedua adiknya ke Backyard Kitchen. Pemuda kembar itu memilih menu yang sama, yaitu nasi goreng kambing, sedangkan Caca memesan soto ayam karena tadi pagi sudah makan nasi goreng. "Habis dari sini nanti kamu pinginnya kemana lagi?" Tanya Gara.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

Kombinasi wangi mie, keju panas, dan asam segar mangga. Dia datang dengan nampan, bawa tiga mangkuk kecil. Satu isinya mie goreng kriuk, satu keju leleh (masih ngebul), dan satu mangga muda iris tipis. Disusun rapi kayak fine dining. “Chef Gasan mempersembahkan, Menu Ngidam Kacau dengan topping cinta dan keputusasaan,” katanya bangga. Aku ngelirik mangkuk, nyicip pelan.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
Tiba-Tiba Menjadi Menantu Konglomerat

Tiba-Tiba Menjadi Menantu Konglomerat

tanya Ayah dan Bunda yang sejak tadi tampak penasaran. "Baso tahu goreng yang disiram saus kacang." Aku menjawab sembari tergelak, mereka mungkin biasa memesan menu Western, hingga tak mengetahui menu makanan yang terkenal di daerah Bandung. "Kalau begitu saya juga mau pesan batagor juga," ujar Gio tiba-tiba. "Sirloin steaknya?" "Itu gak usah." "Kalau gitu saya juga mau pesen batagor juga, minumnya jus alpukat sama air putih juga, ya," ujar Bunda.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

Namun matanya menangkap sebuah warung yang berdiri tidak begitu jauh dari mobil mereka. "Sepertinya warung di depan sana menjual gado-gado dan pecel lele." Dokter Gamal menarik payung dan meminta Zola turun. Mereka berdua berjalan di bawah payung yang sama menuju warung makan. "Gado-gado dan pecel lele satu-satu Mbok," ucap dokter Gamal sembari mengajak Zola untuk duduk. "Baik Mas, tunggu sebentar," ucap penjaga warung.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
Ketika Takdir Menyapa

Ketika Takdir Menyapa

gumam Saras, menatap deretan kios yang nyaris tak berubah sejak ia masih kecil. Gayatri berjalan lebih cepat ketika melihat warung kecil dengan spanduk lusuh bertuliskan "PECEL MBAH IMAH". “Nah itu dia!” seru Gayatri senang. Mbah Imah, perempuan tua dengan kerudung bunga-bunga, sedang duduk menumbuk sambal pecel di cobek besar. Ia mendongak begitu mendengar langkah mereka. “Lho… Dek Gayatri?” Mata Mbah Imah melebar. “Ya Allah, sudah lama banget nggak kelihatan!”
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

Logonya sama persis dengan hotel tempat Akash memesankan makanannya sebelum dihancurkan oleh Arvin. “Maaf, ngembarin. Tadi aku liat resto hotel itu di bekal Kak Gista. Aku ikut pesan soalnya emang enak makanan di sana.” Adel melongok ke atas meja Gista. “Tapi kayaknya enakan punyamu deh, Kak. Tukar boleh? Masih utuh punyaku.” Gista terdiam. Dia melihat Adel mengeluarkan menu yang persis sama dengan pesanan Akash.
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 728 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
My Future Huby

My Future Huby

Zea gadis normal tentu saja ia akan merasa senang jika di puji. Setelah sama-sama mencoba baju pengantin mereka memutuskan untuk makan malam. Tujuan mereka adalah warung bakso 'Akang Ganteng' katanya Zea sudah rindu ingin kembali mencicipi bakso urat itu. Warung bakso akang ganteng terlihat begitu ramai, Bima celingak-celinguk mencari bangku kosong. Ia menarik tangan Zea saat menemukan tempat untuk mereka berdua.
9.42.9K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

Jika bersama teman masa kecilku yang dulu aku selalu menggunakan bahasa Jawa Ngoko rasanya gaguk saja menggunakan bahasa gaul ala anak Jakarta. "Biasanya kalo sama Anang dan beberapa teman masa kecilku pakainya bahasa Jawa Ngoko. Kalo aku pakai bahasa itu, kamu enggak paham nanti aku bicara apa sama Anang." Elang menganggukkan kepalanya. Untung saja bakso pesanan kami sudah datang. Aku segera mengajak Elang dan Lean untuk memakannya selagi masih panas sambil menunggu Anang. Hmm... rasanya masih sama seperti dulu saat bapaknya si Anang membuatnya, sayangnya mereka tidak membuka cabang di Jogja.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
Malam Panas Dengan Mantan Suami

Malam Panas Dengan Mantan Suami

Bukan maksud menghina makanan, cuma terlihat tidak cocok saja. Pak Kenzie menghela napas pelan, "Dulu, sebelum menjadi restoran mewah seperti ini... tempat ini adalah warung gado-gado milik teman Kakekku. Dan aku suka gado-gado karena sejak kecil... Almarhum Kakek sering mengajakku makan di sini."
10283.6K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as menu gacoan dulu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status