Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

Mendadak Hamil Setelah Bangun dari Koma

jawabnya terdengar tidak pasti. "Bukan." "Kita punya nggak?" tanyanya lagi mencoba kembali memastikan. "Kayaknya sih kita nggak punya." "Huruf awalnya apa?" ucapnya, kini tangannya mulai bergerak untuk mengambil minyak zaitun dan mulai membalurkannya ke kakiku sambil mulai memijit lagi secara perlahan. "Huruf awalannya nggak ada. Adanya huruf tengah R. Totalnya lima kotam juga."
1032.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
Kesayangan Mami

Kesayangan Mami

Katanya kangen, ingin melihat situasi di sana. Aya dan Ayi, mulai belajar. Ada papan tulis besar yang sudah tersedia, hari pertama mereka tampak semangat. Semoga itu akan terus berlanjut, hingga ke depannya. Chikgu Lala, mulai memperkenalkan huruf abjad. Dari A hingga Z, karena dasar itu sudah mereka kuasai. Akhirnya berlanjut menulis, mereka kembali heboh.
1053.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
Evanescent

Evanescent

ucap Alvin membuatku menaikkan sebelah alisku heran. "Jangan pakai WPS Pak. Saya sudah menulis rapi dengan Microsoft Word,"ucapku. "Sama saja Kencana. Mengapa penulisannya seperti ini?,"tanya Alvin mencoret sana sini penulisan yang salah. Seharusnya pria itu hanya perlu memberi pada bagian yang salah bukan seluruh layar. Menyusahkan saja. -&-
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
Ramalan Buku Merah

Ramalan Buku Merah

"Apa kau punya bayangan seperti apa targetnya?" Airel menggelengkan kepala. "Namun ia memberikan sebuah nama sebagai petunjuk. Coba kau perhatikan lebih cermat halaman kedua setelah tulisan berdarah itu." Airen menuruti perintah kakaknya. Ia membuka lagi halaman terakhir yang barusan ia baca. Sesaat kemudian ekspresinya berubah. "Astaga, kenapa aku tadi tidak menyadarinya," gerutu Airen menaikkan sebelah aslisnya. "Huruf-huruf kapital ini tidak pada tempatnya," imbuhnya lagi.
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
MENJADI SAINTESS TERHEBAT

MENJADI SAINTESS TERHEBAT

Aku membuka amplop dan membaca isinya, ”Lady Lissa diundang untuk menghadap Raja hari ini. “Sepertinya mereka perlu diajarkan cara menulis surat yang baik dan benar,” gumamku. Aku tidak tahu apakah karena budaya Kerajaan dengan kekuasaan diktator, namun surat yang aku pegang itu benar-benar tidak sopan. Tidak ada kata pembuka dan penutup. Hanya berisi tulisan pesan yang ingin disampaikan. Jika tidak ada cap kerajaan, tidak akan ada yang menjadi bukti kalau surat itu berasal dari pihak Kerajaan.
9.828.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
Swing Partner

Swing Partner

Om Tara mengusap wajahnya. “Jenis font huruf,” Embun menjelaskan, “Kebetulan karena Embun sedang menyusun skripsi jadinya tahu benar. Jenis font huruf untuk hal-hal yang bersifat formal adalah Times New Roman, Arial, Calibri, Cambria dan Verdana. Tapi yang dua ini, memakai font huruf yang sama tetapi bukan dari jenis font formal untuk surat menyurat perkantoran.” “Ini huruf standar dari mesin ketik elektrik jaman Papa SMA dulu,” Om Pram menunjuk pada lembar fotokopian proposal dari Alaska Logam dan Timur Metal, “Huruf ini sudah tidak dipakai lagi?”
673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ujung jariku memutih. Aku menulis satu baris kalimat tunggal. Huruf kapital. Tebal. Tanpa ragu. TULISAN YANG BERHASIL BUKAN YANG MAMPU MENGUBAH SISTEM SECARA INSTAN. Aku menarik garis di bawah kalimat itu. TAPI TULISAN YANG MEMBERI ORANG LAIN BAHASA UNTUK MULAI MELAWAN. Aku menatap tulisan tanganku sendiri. Tinta hitamnya masih basah, berkilau di bawah lampu ruangan.
9.470.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Penulis yang Tak Pernah Mengetik: “Aku menciptakan cerita, tapi tak pernah memegang pena. Akulah alasan segala narasi bisa berubah. Siapa aku?” Petunjuk Kode: Di setiap bab, satu kata disorot dalam gaya penulisan berbeda. Gabungkan huruf pertama dari setiap kata itu. Dalam bab 6, huruf yang hilang adalah “Q” simpan itu. Panel Kuning di bab 13 memiliki kalimat cacat di bab 5: “Langit menyala tanpa suara, seperti tinta menjerit.” tinta tak bisa menjerit.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

Nabila menerangkan, "Di atas manusia, 'atas' berarti di atas atau posisi depan. Goresan pertama tiga karakter ini dapat membentuk satu karakter." Wirano segera mengambil ranting dan mulai menulis di tanah. Garis horizontal, garis vertikal, dan titik .... Namun, Wirano tetap tidak yakin apa karakter yang didapatkan. Pada saat ini, James menggoreskan sebuah karakter menggunakan pedangnya.
9.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108.4K kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Tampilkan Ulasan (966)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Falisha Irsan
semoga Nabila bisa mengungkapkan siapa si mesot dan putrinya yg genit kpd ibunya. dan kaisar yg akan tetap mendukung Nabila Krn dia Sdh tau masalah ibu mertua dan klg Anderson. biar ibunya sendiri yg mengambil tindakan seperti hubungan dia dg nadif. dan ratu diberkahi dg membawa kbr Bahagia stlhnya.
Baca Semua Ulasan
Gairah Janda Perawan Sang Mafia

Gairah Janda Perawan Sang Mafia

"Alhamdulillah, sekarang teruskan dengan huruf yang pertama." King mengangguk, lidi di tangan Hairul diambilnya, kemudian di tunjuknya mulai dari huruf alif. "Alif," "Ya, " "Alif," "Ya," "Eh, apa masalah kau? Ini huruf Alif kan?" tanya King dengan suara meninggi. "Iya, benar. Saya tidak bilang Tuan salah, kan? Teruskan saja," perintah Hairul.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai menulis huruf kapital yang benar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status