Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

"Ah... Tidak! Maafkan hamba, Yang Mulia! Hamba... hamba hanya asal bicara! Sepertinya hamba salah dengar atau salah mengingat kata-kata Ayah!" Denada segera berdiri dari kursinya dan menjatuhkan diri berlutut di atas lantai marmer yang dingin. Tubuhnya dipura-purakan gemetar ketakutan, kepalanya menunduk dalam hingga rambut hitamnya menutupi wajahnya. "Mohon ampuni hamba yang lancang ini! Hamba benar-benar tidak bermaksud mencampuri urusan Anda!"
1030.3K viewsCompletedAdded to Library 909 Times as menunduk
Show Reviews (15)
Read
+Library
Beta's Family
thor.. saking kamu irit bgt updatenya , aku sampe nanjak lg ngulang baca dr awal.. masih suka & exited. ramadhan bisa lah thor sekali update 5 bab gt... kalo pas adegan putri & putra mahkota jgn tiba² dipotong dong thor trs langsunh jump ke adegan lain , sangat disayangkan.
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Read All Reviews
Mandul

Mandul

"Apa tidak ada yang lain?" "Tidak!" jawaban Riri begitu tegas. Membuat Arnold hanya tersenyum penuh kemenangan. "Kei, siapkan semuanya sekarang. Besok aku harap semua selesai. Aku rasa kau tidak akan kesulitan bukan mencari seorang penghulu?" tanya Arnold. "Tidak Tuan Muda. Saya bisa menghandlenya. "Tu-tunggu! Ap-apa maksudnya dengan penghulu?" tanya Riri penasaran.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as menunduk
Read
+Library
Dituduh Mandul

Dituduh Mandul

aku mulai men d3 54h saat laki-laki itu menggerakkan maju mundur perlahan. “Mmm ah sempit sekali, ini benar-benar nikmat umm ah aku suka. Ini luar biasa ah!” laki-laki itu terus menggerakkan perlahan lalu memutar pinggulnya membuat aku terus berteriak keenakan.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as menunduk
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Petaka Mendua Part41 °pov Aisya.° Setelah membukakan pintu, aku berjalan menuju dapur, untuk membuat minuman. "Ibu Hanum sekeluarga, sebelumnya, saya mau meminta maaf, atas kekhilafan saya tempo hari pada Aisya." Ucapan itu terdengar dari suara Bu Ustadzah. "Emm, maaf, saya tidak tahu mengenai yang Ustadzah maksud. Mungkin, Ustadzah bisa langsung mengatakannya kepada Aisya."
10100.3K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as menunduk
Read
+Library
Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Menjadi Ratu Kesayangan Kaisar Tiran

Tenang, tegas, dan tidak tergoyahkan. Ia berhenti di tengah aula. Jarak antara dirinya dan singgasana tidak terlalu jauh, tetapi cukup untuk menegaskan posisi siapa yang berada di atas, dan siapa yang berdiri di bawah. Tanpa terburu-buru, Duke Kurtcher membungkuk. Gerakannya dalam, rapi, tidak berlebihan. Lalu ia berlutut. “Duke Kurtcher menghadap Yang Mulia Kaisar.”
1089.9K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as menunduk
Read
+Library
Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Menggodamu Hingga Takluk Padaku

“Berhenti!” Dan Lumi pun langsung berhenti dengan tiba-tiba, hingga hampir saja tersandung oleh kakinya sendiri. “Apa kamu dibesarkan tanpa tulang belakang??” dengus Knox kesal. Manik coklat gelap itu pun membulat bingung. “Eh?” “Turunkan bahumu, dan jangan tegang, Walsh." Knox bergerak mendekat, lalu secara refleks menyentuh bahu Lumi untuk membetulkan posisinya.
1033.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as menunduk
Read
+Library
JANGAN HINA AKU MANDUL

JANGAN HINA AKU MANDUL

"Tak apa." "Ayo kita pergi!" titahku berjalan mengambil Andra. Mas Hadi hanya tertunduk gemetar melihat rekaman itu di putar. ..........
8.668.2K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as menunduk
Read
+Library
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Ucap Zahra pelan. "Sayang, kamu sudah bangun ? Maafkan aku sayang, maafkan aku yang bodoh ini." Ucapnya menundukkan kepalanya sambil menangis menyesali perbuatannya. Zahra pun mencoba bangun untuk duduk. Sebenarnya ia juga merasa malu akan kejadian semalam, tapi ia tak tega melihat Evan seperti itu. Lagi pula Evan sudah menyadari kesalahannya, mau marah pun semuanya juga sudah terjadi.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as menunduk
Read
+Library
Janda Muda

Janda Muda

Tanya Lulu Arinda diam, menunduk dan kembali menutupi leher dan mukanya dengan rambut. "Jawab, Nak?!" Desak Lulu Arinda mengangguk dan menangis dalam diam, air matanya kembali mengalir begitu deras. "Yha Allah, Neng...." Lirih Lulu, lalu merengkuh tubuh mungil Arinda. Tangis Arinda semakin pecah dalam pelukan itu. Tangis pilu, yang begitu menyayat hati orang yang mendengarnya.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as menunduk
Read
+Library
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Bab 35 “Jangan lihat ke bawah!” Nanda berteriak di antara desiran angin yang nyaris menelan suaranya. Tangga cahaya yang mereka pijak bergetar, melayang di udara seperti helai kabut yang rapuh. Setiap langkah membawa mereka lebih tinggi, menembus gumpalan awan yang menyelimuti Tebing Bayu. “Kalau jatuh... tamat sudah kita,” gumamnya lagi, menahan napas.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as menunduk
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status