JANGAN HINA AKU MANDUL
Reflek pria itu menutup pintu dan menggendongku.
"Mas, Turunin," pintaku, mas Aldi menurunkan aku.
"Kenapa sayang?"
"Gak apa-apa sih mas, cuman gak mau aja di gendong." Mas Aldi terkekeh dan kembali mengecup pipiku dengan erotis, bibirnya mencari leherku. Aku sedikit geli dan coba mundur.
"Mas, kamu mandi dulu gih. Bauk." Sedikit pria itu berhenti dan tersenyum simpul.