MALAM GILA DI RANJANG MERTUA
“Apa, Mas?”
Rama menyandarkan tubuhnya, tampak santai. Namun sorot matanya berubah lebih tajam.
“Aku masih penasaran soal Ibu. Waktu beliau jatuh dari tangga… kok bisa, ya? Padahal tangganya nggak licin, kan?”
Untuk sepersekian detik, jemari Nadia terhenti di atas layar ponselnya.
Lalu ia terkekeh kecil. “Namanya juga kecelakaan. Orang jatuh nggak perlu alasan ribet.”