Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

lirih Aditya membolak-balik bungkus snack itu. “Kamu tak perlu mencerna yang sudah terjadi, hadapi saja yang sekarang,” ucap Dahlia membuka snack itu dengan sekali sobekan. “Seperti namanya, bentuknya unik, seperti jantung. Aromanya juga enak, dan …,” Dahlia mengigit kepingan snack itu lalu menikmati rasa yang sedang menyebar ke seluruh lidahnya. “Ini … ini sangat mirip sekali dengan potatoes chips Central Glori, Mas!” seru Dahlia melebarkan matanya.
1057.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
Raja Naga Yang Berkuasa

Raja Naga Yang Berkuasa

Calvin bertanya dengan seringai lebar di bibir. Dahlia menelan ludah, ia tetap melangkah mundur tetapi kali itu tubuhnya telah menabrak dinding. Sementara itu, Calvin berjalan lebih dekat, kali ini seraya melepas kancing kemejanya yang paling atas. “Teh melati itu, aku mencampurnya dengan wine yang kuracik sendiri. Seharusnya tubuhmu sudah mulai bereaksi pada kandungan wine itu sekarang,” tebak Calvin sembari menyentuh ujung dagu Dahlia.
1022.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 718 Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
Dosa Termanisku

Dosa Termanisku

Isinya nasi dan tumis cumi-cumi lada hitam, dessertnya es krim cup yang sudah meleleh isinya. "Kenapa? Kamu penasaran?" tanyaku seraya menyantapnya pelan-pelan. Dito akhirnya ikut selonjoran dan bersandar di dinding di depanku. "Aku memang penasaran. Tapi habiskan dulu makananmu, sepertinya dia lapar." Dito meringis. "Dia?" Aku tertawa, "anak ini, menurutmu dia cewek atau cowok, Dit?" tanyaku dengan pandangan tepat ke matanya.
1096.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.1K Beses bilang menyentil dahi
Ipakita ang mga Review (43)
Read
+Library
ꪑ ꪊ ᡶ ỉ
Kok aku jadi curiga sama Dito yaa. Dia malah suruh Anna nemuin mamahnya yg lagi sakit jantung, pemicu kemarahan mamahnya Dito kan Anna, ya pasti kumat lagi kah jantungnya. Jadi kaya sengaja gitu Dito supaya mamahnya kolaps terus meninggal terus udah deh ga ada yg jadi penghalang restu hubungan.
Sukmawati Dewi
Pak Ardi dan Anna adalah dua manusia yang terjebak dalam waktu yang salah dengan perasaan yang jujur. Perjuangan mereka tidak mudah bahkan harus berdarah-darah demi menjaga perasaan. Tidak ada seorang pun yang berhak menilai keputusan dan kehidupan yang dijalani karena itu sepenuhnya hak mereka.
Basahin ang Lahat ng Review
Dosa Semalam Dengan Adik Sahabatku

Dosa Semalam Dengan Adik Sahabatku

tanya Raka dingin. Zahira, yang sedari tadi sibuk menatap layar ponselnya segera mengangkat wajah. Senyum manis yang dibuat-buat langsung terulas di bibirnya. "Tentu saja, Tuan Muda. Silakan duduk. Aku sudah memesan menu spesial untuk kita berdua. Semoga cocok dengan selera Anda."
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Tapi, entah kenapa rasanya sangat familiar. Daisha berhenti mengunyah. “Ini–” Ia menatap mangkuk di depannya, lalu menatap Kaelith. "Senior." "Hn." "Makanan yang senior bawakan waktu itu—" Daisha berhenti sebentar, mengingat kembali rasanya. Dan rasa yang sama persis dengan yang sekarang ia makan "Itu bukan dari dapur kantin, kan?" Kaelith tidak menjawab. Matanya tetap pada mangkuknya dan mengambil setiap suapan.
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
Sadena

Sadena

"Yakali upil?" "Udah, Dav. Terima aja elah. Woi ada musuh, serang Dav! Serang!" Sadena geleng-geleng kepala melihat kehebohan kedua cowok itu. Lalu ia menatap Selin yang memandangnya tanpa kedip. "Minum vitamin dulu biar nggak jadi sakit. Udah?" "Udah. Di kasih susu coklat juga sama bi Atin. Aku jadi keseringan minum susu hari ini."
1011.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 361 Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
NAIRA

NAIRA

Dahi mulus itu mengeryit mengingkat kembali apakah ia pernah bertemu dengan laki-laki itu. "Aww" pekik nya karena tiba-tiba saja laki-laki itu menyentil dahi nya dengan kencang Alfa diam "Ngeliat nya biasa aja. Gue gak mau tanggung jawab kalo sampe lo suka sama gue" Bola mata Aira membesar "Lo-lo Alfa kan?" "Hm" Aira diam melihat tangan besar itu mengambil mangkuk yg berisikan sup dan mengaduk nya dengan pelan.
105.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 119 Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
Dosa Di Lautan

Dosa Di Lautan

"Sayang, kamu dengar, 'kan? Mereka menjelek-jelekkanku." "Tenang saja sayang, aku sudah dengar smuanya. Aku nggak akan membiarkan mereka begitu saja." "Ini, aku baru saja tuangkan segelas alkohol untukmu." Setelah minum segelas alkohol itu, aku melihat Jefri pergi ke kamar mandi. Saat dia kembali, keningnya penuh dengan keringat. "Kamu kenapa? Kok keringatan? Nggak enak badan, ya?"
76.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.1K Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua Billionaire

Menjadi Istri Kedua Billionaire

Apa karena favorit sang istri, jadi Disha memilih pelit? Namun, makanan yang Damon sendiri tak tahu itu namanya apa– terlihat masih banyak. "Kenapa aku tidak diberikan itu?" tanya Damon sembari menunjuk lauk tersebut. "Pedas, Mas Damon," ucap Disha dengan pelan, "Mas Damon kan tidak kuat makan makanan pedas," tambah Disha menjelaskan. "Aku ingin mencoba." Damon mendekatkan piringnya ke arah Disha– isyarat agar Disha memberikan lauk tersebut ke piring Damon.
9.9157.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.7K Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
Secangkir Teh Untuk Suamiku

Secangkir Teh Untuk Suamiku

Dia baru saja menyentuh cangkir itu ketika pintu terbuka. “Chalia boleh saya duduk sebentar? Aduh, kepala saya berat sekali.” “Tentu, Mbak. Duduk saja,” jawab Chalia, berusaha tersenyum. “Saya juga belum sempat makan.” Yati melirik meja. “Wah, earl grey ya? Saya hafal sekali aromanya. Sudah lama tidak minum. Boleh, Chal?”
104.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 143 Beses bilang menyentil dahi
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status