Tentang Rasa
“Halo, Ma. Apa Mama tau bagaimana keadaan Agam sekarang? Aku belum bisa pulang, karena Rinjani juga jatuh sakit, dan aku sudah berjanji pada Agam untuk menjaganya.”
“Agam, dia udah nggak sakit lagi, sayang. Kamu harus lebih kuat…,” ucap wanita paruh baya di seberang sana dengan suara yang serak dan bergetar menahan tangis.
Detak jantung Arsha berpacu semakin cepat. Dadanya terasa sesak dan matanya telah basah dengan cairan bening yang tak terbendung.
“Nggak mungkin, Ma. Mama bohong ‘kan? Mama cuma bercanda?” tanya Arsha masih tidak percaya.
Hot Chapters