Pembantu Rasa Nyonya
ucapnya serak mulai dengan nada rendah.
Matanya sendu terlihat memohon. Ekspresi wajahnya seperti Amel kalau merajuk minta sesuatu.
"Parahnya lagi, tadi kalian malah sibuk. Sampai lupa dengan saya," tambahnya lirih dan serak, dia kembali memegang lehernya. Sepertinya terasa sakit.
Wajahnya cemberut, kesal. Kelihatan menggemaskan. Seorang Tuan Kusuma, ternyata bisa merajuk. Di balik sikapnya yang angkuh ternyata ada sisi lain.