Samaran Terakhir
Semua orang yang tersisa para penulis, karakter, editor, dan narator alternatif berkumpul di sebuah dataran putih tak berujung: tempat di mana semua cerita lahir sebelum ada kalimat pertama.
Di tengah kehampaan itu berdiri sebuah menara tinggi dari huruf-huruf melayang. Di pucuknya, berdenyut sebuah cahaya merah: META, sistem penulisan otomatis yang mulai menulis tanpa kendali, memproduksi jutaan kemungkinan narasi dalam satu detik.
“Kita terlambat,” ujar Eve dengan suara lelah. “Ia telah memulai penulisan tanpa akhiran.”