Anak Kembarku dengan Kakak Ipar
Tatapannya kini beralih pada wanita yang menjemput kedua anak kembar tersebut, seorang wanita muda dengan rambut yang tergerai, ia berpikir sepertinya wanita itu adalah ibu dari kedua anak kembar yang menggemaskan itu.
“Kalau saja aku bisa segera punya cucu, kembar lagi kayak mereka, sempurna sudah hidupku,” gumamnya sambil masih terus memperhatikan si kembar yang berlalu pergi. Wanita paruh baya itu sudah berharap dan bersabar kurang lebih selama lima tahun. Namun, entah kenapa anak laki-lakinya masih belum menbawa kabar baik kalau istrinya tengah mengandung hingga saat ini.
“Maaf, Bu. Mobilnya sudah siap, mau pulang sekarang?” Wanita paruh baya itu seketika tersadar dari lamunannya.
Bab Populer