Yuk, Nikah!
Nyebelin!
Walau begitu, akhirnya aku mengalah. Ingat, janji harus ditepati. Ah, jadi teringat pesan bapak, kan, di kampung. Katanya sebagai laki-laki aku harus menjaga martabat diri dengan cara menepati janji yang sebelumnya aku buat.
Kali ini kuturuti semua permintaan Vivi demi martabatku. Yah, sedikit pengorbanan waktu tak apa, lah. Yang penting dia senang dan aku tak dosa sebab ingkar.