Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kami Bukan Romeo dan Juliet

Kami Bukan Romeo dan Juliet

pinta Pak Agung kepada siswa baru itu. Nama siswa baru itu adalah Kevin. Dia menghabiskan masa SMA 1 tahun saat kelas 10 di Denmark. Dia baru saja pulang ke Jakarta 2 hari yang lalu dan memutuskan untuk bersekolah di SMA Tarumanegara. Semua siswi seisi kelas pun bagaikan terhipnotis oleh pesona siswa baru itu. Mereka pun tak berkedip saat melihat siswa baru tersebut masuk ke dalam kelas.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai meski ku bukan yang pertama
Baca
+Pustaka
Setelah Malam Pertama

Setelah Malam Pertama

Namun, Zhia menghindarinya. “Maaf, saya belum terbiasa,” ucap Zhia dengan sopan. “Oh, kamu baru yah?” Hamdani baru menyadari setelah salah satu anak buahnya membisikkan sesuatu di telinganya. “Iya, saya baru kerja hari ini. Dan, Bapak tamu pertama saya,” ucap Zhia jujur.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai meski ku bukan yang pertama
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Diajheng WD
kuaat zhiaa...kuaat yaaaa mending untuk sementara waktu kamu emang kudu cari bantuan orang yg bisa dipercaya dulu. untuk mengawasi perusahaanmu. memantau kalinaja masih bisa terselamatkan perusahaan abimu
Paulina Nurhadiati Petrus
wah angga baik bangetnya malah dia yg kelabakan liat zhia udah ganti baju padahal kan gak ngapain2 wkwkwk. tapi memang sudah sepatutnya zhia kamu pulang karena di samping ayah kamu sakit dia juga perlu bantuan kamu
Baca Semua Ulasan
Bukan Cinta Pertama

Bukan Cinta Pertama

bersambung. . kisah ini bakal nongol rutin tiap sabtu jadi don miss it ya.. jangan lupa tinggalin komen dan like. thank youuuu
414 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai meski ku bukan yang pertama
Baca
+Pustaka
Bukan Milkku

Bukan Milkku

Dia duduk di barisan pertama sebelah kanan. Sana berjalan mendekat. Memang anak rajin, duduk saja di barisan pertama. Apalagi di barisan pertama tinggal dia seorang. "Kak Firdaus!" "Sana?" Firdaus menatap bingung Sana yang menggunakan masker di wajahnya. Sana mengangguk, lalu dia berbicara. "Lumayan kak yang mau daftar ke club jurnalistik, Sekitar 15 orang. Nih kak .... " Menyodorkan kertas formulir yang sudah di isi dan yang belum.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai meski ku bukan yang pertama
Baca
+Pustaka
Salah Pilih Jodoh

Salah Pilih Jodoh

aku tersipu. “Sama-sama. Oh ya, itu baru nomor satu, kan? Yang kedua apa?”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai meski ku bukan yang pertama
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Sang Dewa Perang

Dendam Membara Sang Dewa Perang

"Kami bukan yang pertama... dan bukan yang terakhir..." "Apa maksudmu?"
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai meski ku bukan yang pertama
Baca
+Pustaka
Malam Pertamaku yang Kedua

Malam Pertamaku yang Kedua

"Mbak, mie satu. Sama kayak dia, ya." Pelayan kantin itu mengangguk. Ia bingung, tumben sekali Aldi memesan mie instan, padahal dulu dia makan di tempatnya saja tidak. "Kayaknya enak liat kamu makan sampe lahap begitu. Tapi jangan sering-sering, ya." Rania hanya diam, fokus ke makanannya.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai meski ku bukan yang pertama
Baca
+Pustaka
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Pria berjubah abu-abu yang telah berbicara dengan Fane sebelumnya tidak bisa menahan diri untuk tidak berkata, “Apa maksudmu dengan itu? Haruskah Benua Hestia tidak pernah mendapatkan tempat pertama? Tempat pertama hanya bisa menjadi milik kalian? Itu tidak masuk akal! “Fane yang terkuat dari Benua Hestia. Dia tidak pernah berpartisipasi dalam kelompok sebelumnya, jadi sebelumnya kami tidak pernah mendapat tempat pertama. Sekarang dia ada di sini, tempat pertama adalah miliknya!”
9.17.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243.3K kali sebagai meski ku bukan yang pertama
Tampilkan Ulasan (2320)
Baca
+Pustaka
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status