SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA
tanya Paduka tiba-tiba, tanpa menatapku, “mimpi yang berkali-kali datang padamu dengan gambaran yang berbeda, namun rasa yang sama.”
“Saya tak pernah ingat, Paduka..” jawabku sopan,”tapi rasanya tak pernah.”
Paduka Gajahsora mendesah sesaat, seakan ada beban yang mengepul pekat di dalam dadanya, “aku sering bermimpi, Estungkara, tentang kehancuran, tentang kerusakan, tentang hal yang tak pernah aku inginkan ada dalam hidupku. Untuk pertama kalinya dalam usiaku yang semakin renta ini, aku merasa ketakutan.”
Hot Chapters