Dosa dalam Cinta
Wajah itu seperti siluet yang melayang di batas mimpi, terlalu jauh untuk disentuh, tapi cukup dekat untuk meninggalkan bekas rasa di dada yang berdenyut nyeri.
Namun yang membuat darah Citra membeku adalah sosok perempuan yang berdiri di belakang bayangan itu—wanita dengan rambut panjang basah yang menjuntai seperti helaian kain gelap, kulitnya pucat seperti marmer, dan matanya... matanya hitam pekat, tanpa putih, hanya dua lubang gelap yang menelan segala cahaya, memandang lurus ke arahnya dengan tatapan yang membuat dunia serasa berhenti berputar. Tatapan itu bukan hanya melihat, tetapi menembus, menguliti lapisan-lapisan jiwa, mencabik rahasia yang bahkan Citra sendiri tidak tahu ia mili
Sikat na Kabanata