Cinderella Tanpa Sepatu Kaca
Tapi, ia sudah kehilangan sebelah sepatu kesayangannya, apa ia harus kehilangan uang bonus juga?
Oh, tunggu, batin Jingga. Ia segera mecubit pipinya, berharap semua ketakutan yang ia rasakan hanya mimpi. Namun, ia berakhir dengan mengaduh kesakitan. Ternyata bukan mimpi buruk, tapi kenyataan buruk.