Candu Dekapan Kakak Ipar
Di sisi lain, dokter yang sebelumnya menghubunginya sudah berdiri di sana, seolah memang menunggu kedatangannya.
“Selamat siang, Nyonya,” sapa dokter itu dengan nada ramah.
“Siang, Dok,” suara Djiwa terdengar tercekat. Ia mendekat beberapa langkah, matanya tak lepas dari sosok suaminya. “Bagaimana kondisi suami saya? Kenapa dia bisa masuk rumah sakit lagi?”
Dokter itu menarik napas pelan, lalu menatap Djiwa dengan serius.