Kupu-kupu Kertas
Desah nafas terdengar menghembus ketika lukisan itu sepenuhnya terbuka.
Di hadapan Sang Maestro kini berdiri sebuah lukisan seorang wanita cantik berkulit putih yang mengenakan kebaya Bali. Ada aura mistis yang meruap dari lukisan itu, entah apapun itu. Aura yang hangat tapi juga merindingkan bulu roma seolah sosok di dalamnya masih memiliki jiwa. Renjana melarutkan Pak De dalam sebuah dunia serba magis di mana ruang dan waktu tak lagi banyak berarti. Di mana dia, istrinya, Raka, dan Indira masih bisa saling memeluk sebelum lelap tertidur.
Tidurlah yang nyenyak, kata kau dulu. Tidurlah yang lelap, katamu selalu. Barangkali dalam mimpi, kita bisa bertemu kembali…
Bab Populer