Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM 2 Di hadapanku berdiri sosok tinggi besar, dengan bulu lebat memenuhi tubuhnya, tanganya sangat besar dan ukuran setiap jarinya sebesar buah pisang, mahluk itu menggeram, mata merahnya melotot, dari sorot matanya sepertinya mahluk ini marah kepadaku, mahluk itu maju mendekatiku, aku mundur dan tubuhku menabrak sesuatu, ketika aku menoleh kebelakang, di belakangku berdiri sosok pocong dengan kain kafan yang berwarna kecoklatan dan wajah hancur lebur, mulut pocong itu terbuka lebar, dari mulutnya keluar cairan merah pekat berbau anyir bercampur busuk. Aku berlari menjauh dari kedua mahluk menyeramkan ini, sayangnya aku malah menabrak sosok berambut gimbal dengan lidah
108.9K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
Penyihir Terhebat di Dunia Lain

Penyihir Terhebat di Dunia Lain

jawab Zuma. "Hm, begitu ya," gumam Azura. "Suku Mizui itu biasanya ditandai dengan gambar bulan sabit pada bola matanya." Ucap Momoe sambil menunjuk seakan menggurui. "Bulan sabit?! Indah sekali dong?" Azura lantas terkagum. Momoe menganggukkan kepalanya dengan cepat. "Benar. Sangat indah." "Di mana aku bisa bertemu dengan mereka?" tanya Azura penuh antusias.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

jawab Bagaskoro mengiyakan ajakan Master Li Mo. Bagaskoro pun mengikuti Master Li Mo keluar gerbang padepokan. Di depan gerbang sudah tersedia kereta kuda, lengkap dengan kusirnya. "Ayo nak, kita akan naik kereta kuda ini agar lebih cepat," ajak Master Li Mo. "siap master!" jawab Bagaskoro sembari memberi hormat. Setelah keduanya naik, mereka pun segera berangkat ke alun-alun kota.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Dalam perjalanan ke Kantor Catatan Sipil, hujan deras tiba-tiba turun. Di perempatan terakhir, kami sedang menunggu lampu merah selama beberapa detik. Suasana di dalam mobil begitu hening, terasa sedikit berat. Chris menoleh padaku. Tiba-tiba dia bicara, tanpa adanya sarkasme atau pun sindiran. "Velia, kalau sejak awal aku nggak begitu kaku ...." "Apakah kita ...." "Apakah kita bisa terus bersama?"
7.5K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
Koma

Koma

GERIMIS Gerimis ing latar omah Nelesi lemah garing Kaya-kaya ngece ati iki Ati kang tansah garing Ananging kui gur cerita lawas Dina iki Waktu iki Ati garing wes teles kebes Geting Geting karo gerimis kang gebyur ati iki Kang gawe uripku ruwet Kang gawe atiku ketar-ketir Gerimis metuk udan Udan metuk gerimis Lungo ninggalke lemah teles Meneng-meneng suket tukul ana ing kana Slirahmu sek tak getingi Slirahmu sek gawe awakku guyu Rasa-rasa mendung Maleh dadi rasa tresno Duh, gusti matursuwun Sekabehane puji kagungane. panjenengan
102.8K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
Suamiku Bos Galak

Suamiku Bos Galak

bisik Sadam saat ia dan Anna menunggu Salsa keluar rumah. "Bos, saya gak bisa kayak gitu. Nanti dikira gak sopan. Jengkol itu enak lho. Walaupun bau," kata Anna sembari tersenyum manis. "Kamu sama mamah samanya! Cepat masuk ke dalam mobil!" "Tante Salsa kita tinggalin?" tanya Anna mensejajari langkah Sadam yang hendak ke mobil. "Enggak. Kita nungguin di dalam mobil. Panas di luar."
105.8K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Pikir Ki Demang. Ketika mereka sibuk bicara, Mohasa telah berada di tengah-tengah klan Teratai Putih. Ia menusuk dalam hingga menembus dada Khrisna. JLEB!!! AAAARGH!!! "Khrisna!" Teriak Ki Joko Gendeng.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
Hasrat sang Konsultan Idaman

Hasrat sang Konsultan Idaman

"Bedebah..! Aku tak peduli siapa pun yang berada di belakangmu Bimo..! Kau hadapilah Keris Kalageniku ini..!" seru Ki Sukmo, seraya angkat tangannya ke atas. Blaph! Seketika sebilah keris yang diselimuti kobaran api tergenggam di tangan Ki Sukmo yang terangkat itu. Nampak sekujur tubuh Ki Sukmo perlahan juga mulai diselimuti oleh kobaran api yang merambat dari Keris Kalageninya itu.
9.157.3K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

Yunki tertegun, tersenyum tulus mengamati Jihye yang tampak antusias. "Kau pasti akan menyukai ini," ujar Yunki seraya menggenggam tangan Jihye, mengajaknya menapaki jalan menuju bangunan yang tegak berdiri di ujung yang tidak terlalu jauh. Tentu saja Jihye semakin antusias tatkala kakinya menjejak di bawah mercusuar. "Ternyata ini mercusuar merah yang aku lihat dari kejauhan. Arrghh ... gomawo sudah membawaku kemari, Yunki-ssi!" seru Jihye kentara sangat bahagia, meloncat-loncat kecil sambil menggoyang-goyangkan tangan Yunki.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

Sia-sia. Ini salah satu ilmu kuncian Mbah Moen. Ampuh saat ia berburu, efektif terutama ketika mendapat serangan binatang buas, seperti macan atau beruang. “Kembalilah kalian ke bawah,” kata Mbah Moen mengayunkan tangannya, mendorong udara, membuat si Janggut terangkat dari tanah, melayang halus ke belakang beberapa langkah.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as mobah mosik kersaning hyang sukmo
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status