Janda Lugu tapi Palsu
Masih tersisa dua hari lagi dan aku masih ingin bertahan.
“Mama pergi aja, gapapa. Bentar lagi Laras pulang, kok,” jawabku akhirnya.
“Tidak bagus meninggalkan suami lama-lama. Kamu tau kan, Azka gila kerja, kalau nggak ada yang mengontrol makannya dia bisa sakit,” ujar Mama.
“Iya, Ma.” aku mengangguk tipis.
“Kalau begitu, nanti malam Mama jalan ke Bandung, ya?”
Sikat na Kabanata