DIAMNYA ISTRIKU
"Ya Allah, Ma ... mana mungkin aku malu. Aku tuh sayang banget sama Mama walau apapun yang telah terjadi sama Mama di masa lalu, Mama tetaplah mamaku. Aku dan Mama indah serta papa Edwan hampir putus asa buat cari Mama setelah Mama keluar dari penjara tidak memberi kabar apapun."
"Maafin Mama ya, Nak. Mama tahu hidupmu akan jauh lebih baik jika tetap bersama mama Indah. Alhamdulillah akhirnya Mama bisa melihat kamu tumbuh dewasa dalam keadaan yang sangat baik seperti ini, Nak."
"Sekarang Mama tinggal di mana? Mama jangan pergi lagi ya!"
"Mama bekerja di rumah sakit ini sebagai petugas kebersihan, Nak."
"Ya Allah ... Padahal seharusnya Mama tidak hidup susah seperti ini, Ma."