BRONDONG TENGIL BU DOSEN!
tanya Gilang, sembari mencium pucuk kepala Mayang yang bersandar di dadanya.
"Nggak, Lang. Cuma ... aku mau tanya sesuatu ..." gumam Mayang.
"Tanya apa, tuh?"
Mayang mendorong tubuh Gilang, menyisakan sedikit jarak di antara mereka.
"Kamu kenapa sih beli motor yang boncengannya tinggi begini? Susah banget naik turunnya, tahu!" protesnya, setengah cemberut.
Gilang tergelak mendengar kejujuran Mayang. Motor sport tunggangannya bukan sembarang motor. Harganya mencapai angka ratusan juta yang sudah pasti membuat iri pemuda seusianya.