MENYUSUI TUYUL
"Nggih Pak, yang penting halal nggih."
"Nah, yang penting itu Mas. Ya sudah Mas, itu teman-temannya sudah pada datang."
Bintang menatap ke arah dua buah motor butut yang ditumpangi 4 orang. Mereka hanya mengangguk sekilas pada Bintang yang berdiri di bibir jalan.
"Monggo Mas Bin."
"Mari Pak, monggo hati-hati Pak, kerja, habis hujan pohon licin."