Revenge In Love
sambung Vale sembari mengukurkan tangan, tanpa sedikitpun melunturkan senyuman.
“Deal!”
******
Brum … Brum … Brumm
Di bawah langit malam yang pekat, dua motor besar berwarna hitam dan abu-abu berdiri bersebelahan di jalanan yang sepi. Vale dan Vincent, hanya berdua, tak ada penonton, tak ada suara lain selain deru mesin yang terus di-starter, mengisi keheningan dengan gemuruh yang semakin intens. Vale menatap lurus ke depan, tangannya erat di stang motornya yang hitam legam. Di sebelahnya, Vincent dengan motornya yang abu-abu tampak tenang namun penuh tekad.
Bab Populer