MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!
“Ya, ya, ya … oke.”
“Ayo, Non! Naik!” Adrian meminta Aluna naik pada boncengan sepeda motornya. Aluna pun bergegas naik. Lalu mereka melaju pelan meninggalkan mall empat lantai yang megah menjulang itu. Obrolan mereka mengalir begitu saja. Sesekali Aluna tampak tertawa lepas, seolah sejenak ketakutan dan beban yang menghinggapinya perlahan menguap begitu saja.
Tanpa keduanya sadari, sepasang mata dari sebuah mobil berwarna hitam mengawasi gerak-gerik mereka. Lalu lelaki dalam mobil itu menghubungi seseorang.