Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamu adalah takdirku

Kamu adalah takdirku

"Terserah." Tyo memilih pergi dari tempat yang sebenarnya tak ia sukai itu. Abizar sudah tak bisa diajak bicara lagi. Pria itu mabuk hanya dengan segelas Vodka. Langkah Tyo terhenti sesaat melihat seseorang yang ia kenal melangkah ke arahnya. Tyo terpaku sejenak lalu tersenyum canggung. Sosok itu, Diana. Wanita yang dikaguminya tapi tak berani ia dekati. "Hai, pak Tyo juga ada disini?" Diana mendekat dan menyapanya. Tyo seketika menjadi kaku di tempat. Ia membalas sapaan dengan senyuman yang lagi-lagi canggung.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai ia atau dia
Baca
+Pustaka
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

Ia mengulurkan tangan. "Saya Maryam." Aku menjabat pelan. Gadis itu tersenyum. "Saya Diana. Adiknya Mas Khalid." Degh! Eh, apa?
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai ia atau dia
Baca
+Pustaka
Setelah Kamu Pilih Dia

Setelah Kamu Pilih Dia

“Iya, Din. Itu artinya dia tahu siapa yang selalu ada buat dia. Pertama kali jatuh, yang dia panggil bukan Papa, tapi Mama.” Dinda tertawa kecil sambil mengusap pipi anaknya. “Ya ampun… hatiku meleleh banget.” Mereka bertiga kemudian duduk di sofa. Dinda menggendong si kecil, sementara Rayhan duduk di sampingnya, merangkul keduanya dengan hangat.
88.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai ia atau dia
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Impian

Bukan Pernikahan Impian

Ah, dia terlalu pemilih. "Ra!" "Apa?" "Mau pakai ini?" ucap Dion seraya membentangkan sebuah pakai. "Dion! Kamu gila!"
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai ia atau dia
Baca
+Pustaka
Istri Ku Sang Ratu Bumi

Istri Ku Sang Ratu Bumi

’ Aliya sedikit kaget. Suara hati ‘sisi B’ Aliya mengatakan kalimat itu dengan sangat jelas. Aliya lalu mengulang kalimat itu kepada Diani, “Please Diani, don’t.” “Kata siapa itu?” Diani malah bertanya. “Ya kataku lah.” “Maksudnya, kata hatimu yang A atau B nih?” Diani kembali bertanya. “Yang B,” jawab Aliya singkat. Somehow, Aliya merasa bersyukur bahwa Diani memperhatikan ceritanya.
9.919.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai ia atau dia
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Joy
Beneran suka sama cerita ini. Makin kesini makin seru. Di awal mmg asuknya alur lambat, tapi justru ngasih hal baru yg beda sama novel2 lain, yg hampir sama tema ceritanya. Ditunggu up bab nya lg ya Thor
Bintang
Dear GoodReaders pembaca setia Aliya, Season 2-nya sudah ada yaa. judulnya : Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja Teman2 bisa klik profil author utk pilih buku itu, atau klik di kolom pencarian dgn kata kunci RATU BUMI, atau ketik saja judul lengkapnya. Happy Reading all!!! ^,^
Baca Semua Ulasan
Wanita ketiga Duda Kaya

Wanita ketiga Duda Kaya

"Usahakan datang ya. Ajak suami kamu juga." "Insyaallah, Bu. Semoga Pak Rain ada waktu," "Kamu panggil suami kamu apa?" Dania merasa bingung mau berpura-pura memanggil Rain dengan apa. Kebetulan dirinya orang Jawa jadi dia ngasal saja, "Mas Rain, Bu." "Oh, tadi ibu salah dengar. Ya sudah ibu tutup dulu ya." "Iya Bu," "Assalamualaikum!" "Waalaikumussalam!"
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai ia atau dia
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri untuk Suami Pengkhianat

Pembalasan Istri untuk Suami Pengkhianat

“Kamu Kania, kan?” Kania mengerutkan dahi. Ia lalu berbicara Bahasa Inggris sefasih mungkin agar Dika semakin tidak mengenalinya. “Pardon me? Did you just called me Kania? Who is she?” Dika seketika memicing. Ia kemudian menegakkan tubuh dan mendekati Kania. “Oh, maaf. Saya kira anda orang lain. Wajah anda sangat mirip dengan seseorang yang pernah saya kenal.”
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai ia atau dia
Baca
+Pustaka
Adit dan Tia

Adit dan Tia

jawab Adit yang semakin membuat aku marah. "Adiiiiitttt," kataku dan menghentakkan kaki. "Aya, malu diliatin orang," kata Adit kepadaku. "Aya pala Lo, nama gw Tia," ujarku sewot. "Panggilan kesayangan," kayanya cengengesan. "Awas kalau Lo ngikutin gw lagi," ujar Tia lagi. "Ok, tapi ada syaratnya," ujar laki-laki sialan itu.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai ia atau dia
Baca
+Pustaka
Engkau Talak, Aku Tak Menolak

Engkau Talak, Aku Tak Menolak

Tetapi dia memilih tidak membicarakan. “Mode speaker, Nak,” pinta Diah. Qilla pun menuruti. Begitu speaker telepon dinyalakan, Diah mendengar Mya menyatakan rasa kangennya. Seketika ibu dua anak itu pun menangis. “Kak, ini Ibu,” katanya di tengah isakan. [Ibu! Mya kangen.] Anak sulungnya itu berteriak, memanggilnya dengan suara histeris.
20.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai ia atau dia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status