YOU AND US
Nomornya tidak aktif.
"Menyebalkan! Dasar otak dangkal!" umpat Delna menggeram kesal, tak sadar jika layar ponselnya retak karena digenggam terlalu kencang.
"Padahal aku berterimakasih dengan tulus," lanjut Delna menyimpan ponsel dalam saku, tak peduli jika barang itu rusak.
Lama mengutarakan seluruh kekesalannya pada angin lalu, Delna menghela nafas panjang, berusaha menenangkan diri agar emosi tak semakin menguasai dirinya.
Hot Chapters