Me and My Destiny
Kia menggeleng dan memotong dengan cepat, “Ini kenyataan, kamu harus sadar. Dan kamu harus bersikap selayaknya seorang suami yang baik buat istri kamu. Bukan kayak gini.”
“Sejak dulu mimpi aku cuma kamu yang jadi istriku, sayang.”
Masih berusaha tersenyum menghadapi lelaki di depannya ini, “Mas, untuk terakhir kalinya aku akan ingatkan kamu.” Kia kembali bersuara dengan lembut. Walaupun berat mengatakannya, akhirnya terucap lagi dari bibirnya, “Hubungan kita sudah berakhir, Mas. Aku hanya masa lalu. You are already someone else’s. Not mine. Sudah nggak ada kesempatan lagi buat kita bisa bersama. Sudah saatnya kamu merajut mimpi yang baru dengan Kalila, masa depanmu.” Yah, meskipun sekali lag
Bab Populer