THE HANDSOME PROFESSOR'S WIFE
Tanyanya lagi, kaya malaikat Munkar nangkir aja segala ditanya.
"Lepas penat mas, pusing aku di kamar terus." Jawab aku jujur, gak boleh bohong sama suami, dosa hukumnya.
Mas Aris gak ngomong apa-apa lagi, dia menggenggam tanganku dan berjalan paling depan, duh genggaman tangannya bikin dia kenyang eh nyaman maksudnya.
Lalu kami pun masuk rumah barengan, dan mamah mertua juga sudah ada di sana, lagi menonton film kumenangis melepaskan, betapa kejamnya dirimu atas diriku.
Hot Chapters