Dua Kakak Tiriku Yang Posesif
"Aku tidak bau, Nadine! Ini parfum mahal, edisi terbatas. Harganya bisa membeli satu mobil mewah. Ini bukan parfum murahan!"
Aku menggeleng kuat-kuat, wajahku memucat dan keringat dingin mulai muncul. Di indra penciumanku, aroma musk yang biasanya tercium maskulin dari Matteo kini berubah menjadi bau yang sangat tajam, menyengat, dan memancing rasa mual dari dalam lambungku.
“Aku tidak peduli!” ucapku cepat. “Itu membuatku ingin muntah!”