Kekasihku Dosenku
sahutku kesal sambil mengerucutkan bibir.
Dia malah terkekeh melihat ekspresiku. "Kok kamu gemesin sih kalau lagi marah," godanya sambil mencubit pipiku.
"Apaan sih Kak, baru kenal udah berani cubit-cubit," protesku sambil menepis tangannya.
"Maaf, abis kamu lucu," sahutnya sambil tersenyum menggoda.
Sebenarnya aku tidak benar-benar marah. Aku justru sangat bahagia. Perasaan yang baru pertama kali aku rasakan. Seperti banyak kupu-kupu mengelilingin kepalaku, begitu indah.