Pasumpahan Tubo
Ia menghamburkan badan ke pelukan neneknya.
Atuk Mukhtar dan istrinya saling pandang melihat Rayya sangat bersemangat. Mereka mengabulkan permintaan Rayya dengan keyakinan bahwa Rayya sudah besar, pasti sudah bisa membedakan mana benar dan mana salah.
Atuk Mukhtar menolak saat Rayya menyerahkan uang beasiswa, lantas menyuruh Rayya menggunakannya untuk keperluan belajar, membeli buku dan mesin tik. Rayya sangat senang, Namun, uang tersebut tidak dibelikan sesuai arahan atuknya. Rayya pergi ke toko emas, lalu membeli sebuah kalung ganti simpanan. Jika tiba-tiba sangat butuh uang, ia tak kesulitan lagi, karena moneter menyebabkan mata uang anjlok.
الفصول الرائجة