Nala dan Mas Juragan
Ia kembali meraih tangan Nala, kali ini lebih mantap.
"Nala, dengar saya," ucap Hanggara, memaksa Nala untuk kembali menatapnya. "Saya nggak pernah cari seseorang yang punya daftar kesuksesan panjang untuk dipamerin. Saya cari teman hidup yang bisa bikin saya merasa tenang, dan itu ada di kamu. Kamu bilang kamu gagal di kota, tapi di mata saya, kamu itu perempuan paling berani karena mau mengakui lelahmu dan pulang untuk memulai lagi dari nol. Itu bukan kegagalan, Nala. Itu kedewasaan."
Bab Populer