Kuranji
Gilanya lagi, Tuan Guru Tan sengaja hanya memperlihatkan mata sang bocah.
“Ayo, naik!” kata Tuan Guru Tan, berjongkok membelakangi sang bocah.
“Tuan Guru! Tuan Guru!” panggil Kuranji berulang kali.
Lelaki tua itu masih tenggelam dalam lamunannya tentang pertemuan pertamanya dengan Kuranji. Sampai saat ini, ia masih merahasiakan kematian ayah Kuranji beserta kuburnya.
Melihat gurunya hanya menatap kosong tanpa kedip, Kuranji melempar tumpukan buku yang menggunung di telapak tangannya ke sembarang arah.
Hot Chapters