Cinta sang Petualang
Setelah meninggalkan rumahnya, Albert bergegas menuju jalan paling ramai di daerah kota, yang juga merupakan satu-satunya jalan terhormat di daerah itu yang kumuh, bernama "Jalan Bar"
Kehidupan malam berpesta dan mencari kesenangan ada di mana-mana, ada rok warna-warni, dan segala macam parfum yang berbeda. Saat seseorang memasuki Bar Street, suasana kota gemerlap.
Albert tidak secara terbuka menatap seperti beberapa pria muda yang menyamar dan tidak bermoral, dan juga tidak diam-diam mengintip paha wanita cantik di jalan tempat lain meneteskan air liur.
Hot Chapters