Cinta Si Kembar
Tapi, yang terlihat dari intipan Maya, tangan satu Bram sedang meremas gunung kembar Lita dan mulutnya sedang rakus memasukan satu gunung kembar Lita ke dalam mulutnya.
“Iyalah, mendingan kamu, setiap hari aku kalau tidak dikasih jatah begini dan ini kamu,” lagi Maya membulatkan matanya saat melihat Bram sedang membuka dan memasukan tangannya di inti Lita, “Mana mungkin aku betah menjaalin hubungan dua tahun dengannya yang wajar-wajar saja. Aku juga laki-laki, masa pacaran dua tahun hanya pegangan tangan doang!”
Hot Chapters