Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Mata Chuntao berbinar geli mendengar kata-kataku, kehangatan sinar matahari sore seolah tersimpan di sana. "Membimbingmu?" ulangnya sambil tersenyum lebar. "Kau pasti bermaksud menemani dan berbagi cerita, bunga kecilku. Tapi jika kau merasa aku telah membantumu melewati percakapan yang penuh jebakan ini, maka ya—aku senang sekali bisa melakukannya." Ia bangkit dengan gerakan sangat anggun, merapikan lipatan hanfu sutra persiknya yang jatuh sempurna di lantai batu.
10994 viewsCompletedAdded to Library 27 Times as permata lirik
Read
+Library
Paman, Bawa Aku Pergi

Paman, Bawa Aku Pergi

sahut Bagas begitu lembut, membawa kedamaian baru yang perlahan mulai mengikis pertahanan hati Anya. Anya terdiam, menatapi uap tipis yang membubung dari cangkir teh hangat di dekatnya. Kalimat Bagas barusan berputar-putar di kepala bagai melodi tenang, perlahan menenggelamkan gemuruh amarah yang sejak semalam membakar dadanya akibat pengkhianatan Gusti dan Maura.
790 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as permata lirik
Read
+Library
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

“Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.” Seluruh penonton bersorak, merayakan cinta mereka. Hanya aku yang menangis. Saat sesi permintaan lagu berikutnya, aku melihat wajahku yang berlinang air mata muncul di layar lebar. “Aku juga akan meminta lagi ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke masa lalu aku tidak akan pernah menerima lamaran Martin.” Sebelum aku sempat menyelesaikan kata-kataku, ponselku berdering.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as permata lirik
Read
+Library
Air Mata Di Hari Pernikahanku

Air Mata Di Hari Pernikahanku

Wanita cantik itu bersungut-sungut untuk menyumpahi Tari, ia tidak terima gara-gara Tari, dia di turunkan di tengah jalan yang sepi. “Pokonya aku tidak terima dengan semua perilakumu terhadap aku, Mas!” pekik Lisda dengan membanting pas bunga dengan keras. “Kamu akan menyesal, Mas. Kamu akan menyesal!”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as permata lirik
Read
+Library
Jerat Cinta Satu Malam

Jerat Cinta Satu Malam

Dia menatapi botol parfum dengan tutup berbentuk bulat seperti batu permata berwarna ungu. Dia terus menatapinya dan sesekali menghirup aroma parfum itu. Semakin dalam Anna menghirupnya, semakin ingat pula sentuhan-sentuhan laki-laki waktu itu. 'Tunggu?' Kedua mata Anna yang terpejam tiba-tiba terbuka. Anna diam sejenak, dia menatap pantulan dirinya pada dinding kaca kamarnya.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as permata lirik
Read
+Library
Hamil Tapi Perawan

Hamil Tapi Perawan

Menatap perempuan yang kini tengah berbaring lemah di atas bed rumah sakit. "Bagaimana? Puas? Sudah berhasil membuat dia pergi dari rahimmu. Pasti kamu senang karena itu yang kamu harapkan," kata Shaka dingin. Netranya menyala penuh amarah yang tertahan. Kecewa mendalam lebih tepatnya.
9.860.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as permata lirik
Read
+Library
Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Sementara Mas Bambang sedang mengobrol dengan Kirno dan anak-anak Uwak Murni di teras depan. Sesampai di dapur, aku melihat Citra tengah mengupas bawang merah. Mataya merah dan berair. Citra memegang pisau dengan posisi terbalik, bagian pisau yang tumpul ia pakai ngupas, bukan bagian pisau yang tajam. “Ngapain kamu, Cit?” tanyaku pura-pura peduli, padahal hati geli melihatnya yang susah payah ngupas bawang.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as permata lirik
Read
+Library
Dua Garis Sang Perawan

Dua Garis Sang Perawan

"Bukan ide buruk. Soalnya istri pertamanya sudah meninggal sih." "Nah, ada peluang tuh untuk mendekatinya." "Tapi dia sudah menikah lagi. Potek hati dedek," sahut Luna disertai derai air mata. "Sudah, jangan bersedih. Air Mata itu berharga, jadi jangan dibuang cuma-cuma. Terimalah takdirmu, Lun. Ikhlaskan seseorang tersebut." "Tidak semudah itu Arkav. Aku sudah sangat mencintainya begitu dalam. Meskipun cintaku bertepuk sebelah tangan. Aku tidak masalah."
101.9K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as permata lirik
Read
+Library
Cinta Pertamaku

Cinta Pertamaku

jawab Arjuna. "Oke aku akan pejamkan mataku," Andini segera memejamkan kedua bola matanya. Arjuna segera memakaikan Andini kalung. "Ayo buka matamu," perintah Arjuna. Andini segera membuka matanya, ia melihat ada kalung di lehernya, ia merasa sangat bahagia. "Ayo buka matamu," perintah Arjuna. Andini segera membuka matanya, ia melihat ada kalung di lehernya, ia merasa sangat bahagia.
9.84.7K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as permata lirik
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Dia tersenyum, senyum seorang dewa yang menatap semut. "Selamat datang di Gala Keabadian," ucap Julian, merentangkan tangannya. "Malam ini, saya ingin memamerkan permata mahkota dari koleksi pribadi saya. Bukti bahwa kita bisa menaklukkan kematian." Tirai beludru hitam di belakang Julian tersibak perlahan. Napas Rania tercekat. Sistem pendinginnya bekerja keras menahan lonjakan panas di prosesornya.
1023.2K viewsCompletedAdded to Library 741 Times as permata lirik
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status